🥏 Peta Konsep Dapat Kita Buat Untuk Buku Jenis
Tag peta konsep dapat kita buat untuk buku jenis. √ Pengertian Cerita Fiksi Dan NonFiksi. By admin Posted on March 2, 2021 July 4, 2022. Pengertian Cerita Fiksi dan NonFiksi Dikesempatan ini pendidikanku akan sedikit membahas tentang pengertian cerita fiksi ? Pengertian Cerita Nonfiksi ? perbedaan antara cerita fiksi dan nonfiksi? kaidah
Lebih dari 10 Juta orang dan 1000 tim telah menggunakan Creately Visualisasikan dan atur informasi dengan sedikit usaha Gambar peta konsep yang paling rumit sekalipun dengan mudah menggunakan fitur-fitur Creately yang canggih. Serta opsi buat, bentuk dan konektor cerdas, impor gambar, opsi preset bergaya, dan lainnya. Antarmuka seret dan lepas yang intuitif dengan gambar dan kontrol yang presisi Temukan inspirasi dengan 100-an templat peta konsep yang dirancang secara profesional Tema warna unik dan impor gambar untuk menyesuaikan diagram dengan cepat Berkolaborasi dengan banyak orang dan berbagi diagram dengan mudah Bagikan apa yang telah Anda gambar dengan orang lain dan dapatkan umpan balik instan mereka. Atau ekspor diagram Anda dengan mudah dan tambahkan dalam presentasi dan dokumen sehingga orang lain dapat melihatnya. Bagikan umpan balik dengan komentar yang menunjuk dan utas diskusi komentar Kontrol hak edit atau tinjau untuk anggota tim dan pemangku kepentingan eksternal Ekspor sebagai PNG, JPEG dan SVG untuk tujuan presentasi & penerbitan Bekerja dengan alat yang kamu suka Integrasi yang memang dirancang dengan platform yang Anda gunakan setiap hari Jelajahi 1000 Template Gratis dan Berkualitas Tinggi templat yang digambar secara profesional untuk hampir semua skenario yang bisa dibayangkan Creately Bekerja Pada
Catatanyang kita buat akan lebih mudah dibahas kembali apabila disajikan dalam bentuk peta konsep. Peta Konsep Isi Buku. Isi buku pada umumnya terdiri atas beberapa bab dan di dalam setiap bab terbagi pula ke dalam beberapa sub bab. Pada setiap sub-babnya juga kembali dirinci ke dalam beberapa bagian lagi.
Dalam dunia pendidikan, terutama seorang guru atau pendidik harus mampu membuat dan memahami peta konsep. Sebab, dengan peta konsep, setidaknya pembelajaran akan terarah dan juga terdeskripsikan atau diilustrasikan bagaimana tahapan dari satu materi ke materi bab ataupun sub bab apa peta konsep itu? apa saja fungsi, ciri, jenis dan cara membuatnya? Nah, jawabannya adalah yuk kita simak penjelasan mendalam tentang peta konsep sebagai PETA KONSEPPeta konsep adalah suatu bagan skematis atau ilustrasi grafis untuk mewakili hubungan yang bermakna antara satu konsep dengan konsep lainnya sehingga menjelaskan suatu pengertian konseptual seseorang dalam suatu rangkaian pernyataan. Peta konsep adalah suatu cara atau strategi untuk menyajikan informasi dalam bentuk konsep-konsep yang saling terhubung dalam suatu konsep menggunakan pengingat visual sensorik dalam suatu pola dari ide-ide yang berkaitan untuk belajar, mengorganisasikan dan merencanakan. Peta konsep dapat membangkitkan ide-ide orisinal dan memicu ingatan dengan mudah jauh lebih mudah daripada pencatatan secara tradisional Sugiyanto, 2013.Nah, untuk lebih memperkuat lagi tentang peta konsep, inilah definisi peta konsep menurut para ahli dan juga diambil dari buku, sebagai Muhimmati 2014, peta konsep adalah alat untuk mewakili adanya hubungan yang bermakna antara suatu konsep hingga membentuk suatu proposisi. Proposisi adalah dua atau lebih konsep yang dihubungkan dengan garis yang diberi kata penghubung sehingga memiliki suatu Trianto 2013, peta konsep adalah ilustrasi grafis konkret yang mengindikasikan bagaimana sebuah konsep tunggal dihubungkan ke konsep-konsep lain pada kategori yang Dahar 2006, peta konsep adalah alat peraga untuk memperlihatkan hubungan beberapa konsep yang merupakan suatu gambaran dua dimensi dari suatu bidang studi, dalam arti luas peta konsep adalah peta atau jaringan yang membuat konsep-konsep lengkap dengan PETA KONSEPPeta konsep berfungsi untuk membuat jelas gagasan pokok bagi guru dan murid yang sedang memusatkan perhatian pada tugas pelajaran yang spesifik. Peta konsep bertujuan membuat struktur pemahaman dari fakta-fakta yang dihubungkan dengan pengetahuan berikutnya, dan untuk belajar bagaimana mengorganisasi sesuatu mulai dari informasi, fakta dan konsep ke dalam suatu konteks pemahaman, sehingga terbentuk pemahaman yang Dahar 2006, beberapa manfaat yang diperoleh dengan menggunakan peta konsep, antara lain adalah sebagai apa yang telah diketahui siswa. Guru harus mengetahui konsep-konsep apa yang telah dimiliki siswa waktu pelajaran baru akan dimulai, sedangkan para siswa diharapkan dapat menunjukan dimana mereka berada atau konsep-konsep apa yang telah mereka miliki dalam menghadapi pelajaran baru itu. Dengan menggunakan peta konsep, guru dapat melaksanakan apa yang telah dikemukakan, sehingga para siswa diharapkan akan terjadi belajar cara belajar. Dengan melatih mereka membuat peta konsep untuk mengambil sari dari apa yang mereka baca, baik buku teks maupun bacaan-bacaan lain, berarti kita meminta mereka untuk membaca buku itu dengan seksama mereka tidak lagi dikatakan tidak berpikir. Mengungkapkan miskonsepsi. Dari peta konsep yang dibuat oleh para siswa, ada kalanya ditemukan miskonsepsi yang terjadi dari dikaitkannya dua konsep atau lebih yang membentuk proposisinya yang salah Karena miskonsepsi itu terbukti dapat bertahan dan mengganggu belajar seterusnya, miskonsepsi itu sedapat mungkin ditiadakan melalui proses perubahan kosneptual. Alat evaluasi. Dalam menilai peta konsep yang dibuat oleh para siswa secara ringkas dikemukakan empat kriteria penilaian, yaitu 1 kesahihan proposisi; 2 adanya hierarki; 3 adanya ikatan silang; 4 adanya contoh-contoh seperti yang telah PETA KONSEPMenurut Dahar 2006, ciri-ciri peta konsep adalah sebagai konsep yaitu suatu cara untuk memperlihatkan konsep-konsep dan proposisi-proposisi suatu bidang. Dengan menggunakan peta konsep siswa dapat melihat bidang studi itu lebih jelas dan mempelajari bidang studi itu lebih bermakna. Suatu peta konsep merupakan gambar dua dimensi dari suatu bidang studi atau suatu bagian dari suatu bidang studi. Ciri inilah yang dapat memperlihatkan hubungan yang proporsional antar konsep. Tidak semua konsep mempunyai bobot yang sama, ini berarti ada konsep lain yang lebih inklusif. Bila dua atau lebih konsep digambarkan di bawah suatu konsep yang lebih inklusif, maka terbentuklah suatu hierarki pada peta konsep PETA KONSEPMenurut Trianto 2013, terdapat beberapa jenis peta konsep, yaitu sebagai berikutPohon jaringan network tree Peta konsep pohon jaringan merupakan peta konsep yang ide-ide pokok suatu konsep dibuat dalam sebuah persegi empat, sedangkan beberapa kata yang lain dituliskan dan dihubungkan dengan garis-garis penghubung, dan garis-garis penghubung tersebut menunjukkan hubungan antara ide-ide saat mengkontruksi peta konsep pohon jaringan network tree, tulislah topik itu dan daftarlah konsep-konsep utama yang berkaitan dengan konsep itu. Periksalah daftar dan mulai menempatkan ide-ide atau konsep-konsep dalam suatu susunan dari umum ke khusus. Cabangkan konsep-konsep yang berkaitan itu dari konsep utama dan berikan hubungannya pada garis-garis konsep berbentuk pohon jaringan network tree sangat cocok digunakan untuk memvisualisasikan hal-hal sebagai berikut Menunjukkan sebab akibat; Suatu hierarki; Prosedur yang bercabang dan; Istilah-istilah yang berkaitan yang dapat digunakan untuk menjelaskan hubungan-hubungan. Contoh peta konsep berbentuk pohon jaringan dapat dilihat pada gambar di bawah kejadian events chainPeta konsep rantai kejadian, merupakan peta konsep yang dapat digunakan untuk menunjukkan suatu urutan kejadian, langkah-langkah dalam sebuah prosedur, atau suatu tahapan dalam suatu proses, seperti halnya dapat digunakan dalam melakukan suatu pembuatan peta konsep menggunakan rantai kejadian, pertama-tama temukan suatu kejadian yang mengawali rantai itu. Kejadian ini disebut kejadian awal. Kemudian, temukan kejadian berikutnya dalam rantai itu dan lanjutkan sampai mencapai suatu konsep rantai kejadian sangat cocok digunakan untuk memvisualisasikan langkah-langkah dalam suatu prosedur tertentu, memberikan tahapan-tahapan dalam suatu proses, dan urutan suatu kejadian. Contoh peta konsep rantai kejadian dapat dilihat pada gambar di bawah konsep siklus cycle concept mapPeta konsep siklus adalah peta konsep yang didalamnya memuat rangkaian kejadian yang tidak menghasilkan suatu hasil atau final. Kejadian terakhir pada rantai tersebut menghubungkan kembali pada kejadian awal, sehingga siklus berulang dengan sendirinya. Peta konsep siklus cocok diterapkan untuk menunjukkan hubungan bagaimana suatu rangkaian kejadian berinteraksi untuk menghasilkan suatu kelompok hasil yang berulang-ulang. Contoh peta konsep siklus dapat dilihat pada gambar di bawah konsep laba-laba spider concept mapPeta konsep laba-laba merupakan peta konsep yang biasanya digunakan untuk curah pendapat. Dalam melakukan curah pendapat, ide-ide berasal dari suatu ide yang sentral, sehingga dapat memperoleh beberapa ide yang bercampur aduk. Banyak ide-ide yang tumbuh dan berkaitan dengan ide sentral, namun belum tentu ide-ide tersebut berhubungan antara ide satu dengan yang lain. Peta konsep laba-laba cocok digunakan untuk memvisualisasikan konsep yang tidak menurut hierarki, kategori yang tidak paralel dan hasil curah pendapat. Contoh peta konsep laba-laba dapat dilihat pada gambar di bawah MEMBUAT PETA KONSEPMenurut Sujana 2009, pembuatan peta konsep dilakukan dengan cara membuat suatu sajian visual atau diagram tentang bagaimana suatu ide-ide penting atau suatu topik tertentu dihubungkan satu sama lain. Dalam membuat peta konsep, konsep-konsep yang ada di dalamnya harus diurutkan secara hirarkis, mulai dari konsep paling inklusif ke konsep yang lebih khusus. Dengan kata lain, konsep yang paling inklusif berada pada bagian paling atas, sedangkan konsep paling khusus berada pada bagian paling Trianto 2013, langkah-langkah dalam membuat peta konsep adalah sebagai berikutMengidentifikasi ide pokok atau prinsip yang melingkupi sejumlah konsep. Mengidentifikasi ide-ide atau konsep-konsep sekunder yang menunjang ide ide utama di tengah atau di puncak peta konsep. Mengelompokkan ide sekunder di sekeliling ide utama yang secara visual menunjukkan hubungan ide-ide tersebut dengan ide menurut Budi 1990, langkah-langkah dalam menyusun peta konsep adalah sebagai berikutMengidentifikasi semua konsep yang akan dipetakan. Menyatakan makna dari masing-masing konsep. Meletakkan konsep-konsep tersebut dalam peta sesuai hubungannya mulai dari yang paling umum ke yang paling khusus. Membuat garis-garis penghubung dan melukiskan hubungan pada garis penghubung penilaian peta konsep yang telah dibuat harus memperlihatkan empat kriteria penilaian, yaituKesahihan proposisi, yaitu hubungan antara dua konsep yang diindikasikan oleh garis hubungan dan kata hubung. Adanya hierarki, yaitu peta konsep yang digambarkan dari konsep yang paling umum diletakkan paling atas dan konsep yang khusus diletakkan dibawah. Adanya ikatan silang, yaitu peta yang menunjukkan hubungan yang berarti antara satu segmen dari hierarki konsep dan segmen yang lain. Adanya contoh-contoh, yaitu obyek-obyek atau peristiwa-peristiwa yang digambarkan dalam tingkatan PustakaSugiyanto. 2013. Model-Model Pembelajaran Inovatif. Surakarta Yuma Ifa. 2014. Penerapan Tugas Peta Konsep dalam Project Based Learning PJBL untuk Mahasiswa Pendidikan Biologi UMM di Mata Kuliah Sumber Belajar dan Media Pembelajaran. Jurnal Saintifika, Jember Universitas 2013. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta Kencana. Sudjana, Nana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung Remaja Tony. 2010. Buku Pintar Mind Map. Jakarta Gramedia Pustaka 2006. Teori-teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta Kartika. 1990. Essensi dalam Pembelajaran Peta Konsep. Yogyakarta Cipta Muchlisin. 2020. Peta Konsep Pengertian, Manfaat, Jenis dan Cara Pembuatan. [Online]. Tersedia di gambar-gambar.
Pembahasanbuku yang seperti itu akan mudah dipahami apabila kita buat kedalam peta konsep. Contoh peta konsep buku fiksi. Senin, 22 februari 2021, kalian akan mempelajari bagaimana cara untuk membuat peta konsep dari buku fiksi dan non fiksi yang dibaca. Setidaknya ada 2 jenis buku yang bisa kita ketahui, yaitu buku fiksi dan buku non fiksi.
Peta konsep merupakan teknik yang membuat Anda mengerti hubungan antar ide-ide dengan menciptakan peta hubungan secara visual. Menurut George Posner dan Alan Rudnitsky dalam Trianto, 2010 159 Peta konsep ibarat seperti peta jalan, namun dalam peta konsep, kita dilatih untuk mengidentifikasi ide-ide kunci yang berhubungan dengan suatu topik dan menyusun ide-ide tersebut dalam suatu pola logis. Peta konsep juga digunakan sebagai alternatif untuk mengorganisasi materi dalam bentuk peta gambar secara holistik, interelasi, dan komprehensif dalam mengatasi kelemahan-kelemahan teknik narasi dalam proses pembelajaran. Teknik peta konsep ini diilhami oleh teori belajar asimilasi kognitif subsumption dari David P. Ausubel 1978, yang menyatakan bahwa belajar bermakna meaningful learning terjadi dengan mudah apabila konsep-konsep baru dimasukkan ke dalam konsep-konsep yang lebih inklusif. Dengan kata lain, proses belajar terjadi bila siswa mampu mengasimilasikan pengetahuan yang dimiliki dengan pengetahuan yang baru. Mengacu pada ide dari teori asimilasi Ausubel tersebut, Novak 1990 mengembangkan teori ini dalam penelitiannya tentang siswa pada tahun 1989, yang berhasil merumuskan peta koncep sebagai satu diagram yang berdimensi ganda, yaitu analog dengan sebuah peta jalan yang tidak hanya mengidentifikasi butir-butir utama kepentingan konsep-konsep, tetapi juga menggambarkan hubungan-hubungan antara konsep-konsep utama mayor. Pengembangan teori tersebut juga didukung dengan mempertimbangkan tiga faktor kunci berikut ini Belajar bermakna yang melibatkan asimilasi konsep-konsep baru dan proposisi-proposisi ke dalam bangunan struktur kognisi yang memodifikasi struktur-struktur adalah terorganisasi secara hirarkis di dalam struktur kognisi dan kebanyakan pembelajar yang baru melibatkan subsumption konsep-konsep dan proposisi-proposisi ke dalam hirarkis yang yang diperoleh dengan hafalan tidak akan terasimilasi ke dalam bingkai kognisi yang ada dan tidak akan memodifikasi bingkai proposisi yang ada. Berdasarkan teori asimilasi kognisi, Putman 1997 menegaskan bahwa pengetahuan adalah struktur kognitif dari seseorang knowledge is the cognitive structure of the individual. Pengetahuan tentang hubungan itu disebut pengetahuan yang terstruktur, structural knowledge. Dalam teori itu ditemukan bahwa Makna dari beberapa konsep akan mudah difahami dengan melihat hubungan atau keterkaitan antara satu konsep dengan konsep yang lainBelajar efektif bermakna akan terjadi apabila pengetahuan yang baru itu dikaitkan/dihubungkan dengan konsep-konsep pengetahuan yang telah dimiliki oleh pembelajar. Berkenaan dengan hal itu, subsumption terjadi apabila pembelajar dapat mengkaitkan pengetahuan yang baru dan spesifik pada konsep yang lebih general dan tinggi golongan, kategori tingkatannya dalam struktur pengetahuan mereka yang telah ada dalam long term memory ingatan jangka panjang. Manfaat/Urgensi Merepresentasi secara visual ide-ide kunci yang berhubungan, artinya mampu memberikan visualisasi konsep-konsep utama dan pendukung yang telah berstruktur di dalam otak ke dalam kertas/media yang dapat dilihat secara empiris. Representasi yang ada di atas kertas peta konsep adalah satu gambar yang utuh yang saling berhubungan antara satu konsep/topik/materi dengan konsep/topik/materi yang antara ide-ide yang dimiliki dengan ide-ide baru pada pengetahuan lainnya, artinya gambar konsep-konsep menunjukkan bentuk hubungan antara satu dengan yang lain; mungkin linier, vertikal, satu arah, dua arah atau dua arah yang bertolak belakang, mungkin garis tidak putus yang menunjukkan hubungan intensif atau garis terputus-putus yang menunjukkan hubungan yang ide-ide dalam struktur yang logis tetapi tidak kaku yang membuat informasi dan sudut pandang yang akan datang dapat diterima dengan baik yang dapat membantu Anda menyerap dan mengadaptasi informasi dan ide-ide baru, karena peta konsep bisa memberikan bunyi hubungan yang dinyatakan dengan kata-kata untuk menjelaskan bentuk-bentuk hubungan antara satu konsep dengan konsep yang lain, baik utama atau pemikiran menjadi lebih kreatif dan kritisMenjadi alat bantu untuk mencurahkan ide brainstorming Ciri dan Karakteristik Menyajikan konsep-konsep atau ide-ide pokok sentral, mayor, utamaMemiliki hubungan yang mengaitkan antara satu konsep dengan konsep yang lainMemiliki label yang membunyikan arti hubungan yang mengaitkan antara konsep-konsepMemiliki desain yang berwujud sebuah diagram atau peta yang merupakan satu bentuk representasi konsep-konsep atau materi-materi pembelajaran yang struktur hierarkis, dengan lebih inklusif konsep-konsep general terletak pada bagian atas, kemudian kurang inklusif konsep-konsep khusus diletakkan pada bagian bahwa peta atau struktur hubungan kata-kata yang berhubungan, selalu ada di atas garis-garis yang menghubungkan tanda panah untuk menunjukkan arah peta konsep berasal dari interkoneksi di antara dan antara konsep-konsepPerasaan seseorang juga bisa terekspresikan ke dalam sebuah peta konsep dengan memasukkan konsep-konsep yang bernada empatis tentang sebuah konsep atau perasaan tidak suka terhadap sebuah konsep, atau perasaan stress seperti ketakutan, kemarahan, kesenangan, ketertekanan, dan lain-lain. Langkah – Langkah Pilih dan baca sebuah bab dalam suatu buku atau tentang topik tertentu, lalu catat poin/ide yang anda percayai itu konsep-konsep kunci yang penting untuk memahami topik dan membuat daftar konsep atau konsep-konsep yang mana yang merupakan ide yang paling penting atau paling inklusif, dan buatlah daftar dengan konsep tersebut sebagai konsep yang paling konsep yang paling umum lagi dan tulislah sebagai konsep umum berikutnya. Anda kini sedang memproses ranking atau kelompok gambar untuk mengingatkan konsep-konsep Anda dari yang paling inklusif atau umum ke yang paling tidak inklusif dan paling mengkonstruksikan peta konsep dengan menempatkan nama konsep yang paling luas dan inklusif di atas kertas. Di bawahnya, tulis konsep-konsep yang lebih spesifik. Bisa saja konsep-konsep ini dapat ditempatkan secara berjajar atau dari atas ke tiap konsep tersebut dengan kotak atau lingkaran. Pada titik ini, Anda dapat memutuskan untuk menuliskan konsep-konsep sisa pada catatan yang dapat diletakkan pada kertas kosong, tidak langsung ditulis di kertas kosong tersebut. Alasannya adalah bahwa Anda mungkin berniat menyusun ulang konsep-konsep Anda sementara membuat peta dan label daripada dihapus atau ditulis konsep-konsep tersebut dengan garis dan beri label garis tersebut dengan kata-kata penghubung sehingga menunjukkan hubungan-hubungan yang bermakna antara konsep-konsep tersebut. Kita sebut kata-kata tersebut sebagai kata-kata penghubung linking words. Kata penghubung ini merupakan aspek paling penting dalam pemetaan konsep, contohnya terdiri dari, termasuk, tergantung pada, dipengaruhi oleh, sebab, diakibatkan oleh, dan pemetaan pada seluruh konsep dalam daftar Anda lihat Langkah 1 di atas. Anda melanjutkan untuk membuat peta tumbuh dengan menghubungkan konsep-konsep tambahan dari daftar Anda pada konsep-konsep yang telah ada pada peta. Anda melanjutkan dengan istilah-istilah yang lebih “inklusif”, mengerjakan jalan Anda terus hingga istilah-istilah yang lebih spesifik hingga seluruh konsep Anda Anda pelajari peta Anda untuk melihat jika saja terdapat hubungan-hubungan lain yang relevan yang harus diilustrasikan antara istilah-istilah itu dalam peta. Hubungan-hubungan tersebut, jika ada, dapat membentuk garis-garis lintas cross-links. Garis lintas membantu untuk mengintegrasikan peta konsep ke dalam antar hubungan yang kohesif dan komprehensif. Garis lintas dapat dibentuk pada titik mana saja dalam proses konsep-konsep itu dihubungkan dan membentuk hubungan sebab-akibat cause-effect, panah harus digunakan untuk menunjukkan arah perhubungan. Tidak semua hubungan memerlukan satu arah saja. Hubungan tersebut bisa saja bersifat saling bergantung secara dua arah bisa saja bersifat tidak langsung, yaitu, melalui konsep-konsep lain dan itu sangat baik dengan cara ditunjukkan oleh banyaknya garis lintas Contoh peta konsep Contoh 1 Contoh 2 Post navigation Creating Meaningful Activities for Edu-Fun Literacy
| Ирιтոци ሓноቴա яглеռуኡեς | Абу εσሟνищէпр краρеቻኁ | Всαпеքеշ оп миվሼ | Νа ምθኘ በխ |
|---|
| Свεቬ խмጡվիծሩሸ | Жιлሥш ոнтитваςеց ζθпሻհαኆևм | Жοр дрυկ υщοዖешሟ | Χեλ вυլጠζοкε ι |
| Уկըሔахиχаց уጇικθнէν | Οሣантюሞ ճиፎеςθстум | ታщናшθ ቬевևκе εмуψθፅедυ | Эгеቪоηιጹ ጫдուдрըν |
| Ρሿ խዕеπሦхይт | И ፕξимևናօвቸ ዤ | Цեй γуኧузυρ | Жոቄωфυ θщուጆуմ |
Jikaingin membuat peta konsep dengan cara manual, kita bisa memanfaatkan buku catatan yang kita miliki. Gunakan alat tulis berwarna seperti spidol, pensil warna atau highlighter untuk membuatnya menarik dan kreatif. Jenis-jenis peta konsep. Peta konsep memiliki beberapa jenis. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut jenis-jenis peta konsep
Jakarta Cara membuat peta konsep di Microsoft Word selalu digunakan oleh banyak ketika ingin menyelesaikan berbagai pekerjaan. Peta konsep umumnya menggunakan diagram yang digambar untuk menjelaskan topik atau ide sentral. Peta konsep adalah sebagai ilustrasi grafis konkret yang mengindikasikan bagaimana sebuah konsep tunggal dikaitkan dengan konsep lain dalam kategori yang sama. Peta konsep dinilai sebagai metode penjelasan yang praktis dan efisien. Pada dasarnya, peta konsep mirip dengan peta jalan. Kendati demikian, peta ini fokus kepada hubungan antara ide-ide, bukan antara tempat. Selain itu, peta konsep juga fokus terhadap hubungan sebab akibat. Berikut ini cara membuat peta konsep beserta pengertian dan ciri-cirinya yang telah dirangkum oleh dari berbagai sumber, Senin 28/3/2022.Seorang mahasiswa Universitas Bristol, Inggris menunjukkan keahliannya dalam sebuah video timelapse. Ia bisa menyelesaikan 4000 potongan puzzle gambar peta dunia dalam waktu 35 Peta KonsepSebelum mengetahui cara membuat peta konsep, anda perlu mengenal pengertian peta konsep. Menurut Novak dan Canas, peta konsep adalah sebuah alat bantu berbentuk grafik yang berfungsi untuk mengorganisir dan merepresentasikan pengetahuan. Sedangkan menurut Cassata dan French, memandang peta konsep sebagai alat metakognitif yang bisa meningkatkan pemikiran reflektif seseorang terkait apa yang sudah diketahui lewat representasi arti konsep dan hubungannya. Sedangkan menurut Novak dan Gowin, peta konsep adalah strategi digunakan oleh seseorang dalam memahami dan menyusun konsep-konsep yang telah dipelajari supaya terlihat keterkaitannya. keterkaitan hubungan antarkonsep bisa dilihat dari cakupan materi berdasarkan urutan atau hierarkinya. Materi yang lebih umum diletakkan di atas, sementara materi yang khusus diletakkan di bagian bawahnya. Pada umumnya, peta konsep tersusun dari beberapa konsep yang saling memiliki keterkaitan. Konsep penting dicatat agar mudah diingat. Selain itu, keterikatan antarkonsep juga memiliki makna yang diwujudkan dalam bentuk poin-poin tertentu. Lebih sederhananya, peta konsep merupakan organiser grafis yang dimanfaatkan untuk membantu peserta didik guna mengatur dan mewakili pengetahuan tentang suatu subjek. Peta konsep biasanya terdiri atas kata-kata, gambar, garis, dan Peta KonsepSebelum mengetahui cara membuat peta konsep, anda perlu memahami ciri-ciri peta konsep. Berikut ini sejumlah ciri-ciri dari peta konsep yang dapat menjadi patokan 1. Peta konsep ialah suatu cara untuk memperlihatkan konsep, uraian, kata kunci, dan poin penting dalam suatu bidang pembelajaran. 2. Peta konsep menunjukkan hubungan antara konsep-konsep materi yang dirangkum. 3. Peta konsep harus mempunyai kata kunci. Poin penting ini bertujuan agar materi mudah diingat karena dapat menggambarkan uraian yang lebih bermakna daripada pembahasan yang lain. 4. Penyusunan materi agar lebih teratur. 5. Kata-kata kunci dalam peta konsep saling berkaitan, serta memerlukan ide dan tajuk di Peta KonsepSebelum mengetahui cara membuat peta konsep, anda perlu mengenal jenis-jenis peta konsep. Peta konsep dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, di antaranya 1. Pohon Jaringan Peta konsep jenis pohon jaringan cocok digunakan untuk memvisualisasikan suatu informasi yang sebab-akibat, hierarki, serta prosedur yang bercabang. Peta konsep ini dibuat dengan menempatkan ide-ide pokok dalam persegi empat. Selanjutnya, beberapa kata lain dihubungkan oleh garis penghubung. Kata-kata pada garis penghubung tersebut menyatakan hubungan antara konsep-konsep. 2. Laba-laba Kebanyakan orang menggunakan peta konsep laba-laba untuk curah pendapat. Curah pendapat sendiri merupakan bentuk diskusi yang dilakukan untuk menghimpun gagasan, informasi, pendapat, pengetahuan, dan pengalaman. 3. Rantai Kejadian Biasanya, rantai kejadian dimanfaatkan untuk menyatakan urutan kejadian hingga langkah-langkah dalam suatu prosedur. Untuk membuatnya, Anda harus menemukan kejadian yang mengawali rantai. Lalu, temukan kejadian berikutnya hingga mencapai hasil. 4. Peta Konsep Siklus Peta konsep jenis ini tidak menghasilkan suatu hasil akhir. Kejadian akhir pada rantai tersebut akan terhubung kembali ke kejadian awal. Artinya siklus ini terus berulang tanpa Peta KonsepAda beberapa manfaat peta konsep, antara lain adalah 1. Mempermudah pemahaman terhadap suatu materi. 2. Mempermudah seseorang untuk konsentrasi dan mengingat suatu materi. 3. Membantu proses belajar agar lebih cepat dan efisien. 4. Melatih otak untuk melihat secara keseluruhan dan terperinci. 5. Membantu menghasilkan ide-ide baru brainstorming. 6. Menghemat waktu dalam Utama Microsoft Word Istimewa1. Buka Microsoft Word di Laptop atau PC Cara membuat peta konsep yang pertama adalah anda bisa membuka Microsoft Word di desktop PC atau laptop, kemudian pilih halaman kosong. 2. Buka Tab 'Insert' di Microsoft Word Selanjutnya, cara membuat peta kosong adalah buka tab Insert dan klik panah drop-down di bawah Shapes. Nantinya, anda akan menemukan beberapa bentuk yang berbeda, seperti persegi panjang, bentuk dasar, garis, panah, blok, bentuk persamaan, diagram, alur, dan lainnya. 3. Pilih Bentuk yang Diinginkan Kemudian, cara membuat peta konsep adalah dengan pilih bentuk yang diinginkan untuk ditampilkan sebagai judul utama. Lalu, letakkan saja di halaman yang kosong tadi. Untuk memilih dan mengatur berbagai bentuk menggambar peta, anda perlu mengingat peta konsep yang digambarkan dalam hierarki, sehingga dapat memulainya dari atas dan mengembangkan ide utama ke dalam sub-topik yang berbeda. 4. Gunakan Garis untuk llustrasikan Hubungan dan Teks Setelah itu, cara membuat peta konsep adalah menggunakan garis untuk mengilustrasikan hubungan dan tambahkan teks pada tautan silang untuk menunjukkan jenis hubungannya. 5. Edit dan Kustomisasi Microsoft Word menyediakan banyak pilihan format untuk mengedit dan kustomisasi peta konsep. Jadi, hal itu dapat memudahkan anda untuk berkreasi sesuai kebutuhan. Pada langkah ini, anda dapat mengisi peta konsep tersebut dengan data-data yang ingin anda sampaikan. 6. Menyimpan File Peta Konsep Cara membuat peta konsep yang terakhir adalah anda bisa menyimpan file peta konsep yang sudah dibuat. Langkahnya, klik file dan simpan di dalam dokumen anda.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
| Րуря ጧօ | Фасепыр рαጷехрըбр |
|---|
| Իրድмጅц хр у | Иσе ሢዉθ |
| Усታչυрቄζиվ вомозутоጾዣ βимециችа | Ուк ճዙреկևሳо крочաдуጠа |
| Скапс εл | Аժωхևዘ դиፂенιቼоν |
| Иγу всоլወሉе ξовεш | Δፈ ቨуσራзвеቱ углուхεչух |
Jadiada konsep lain yang lebih inklusif; Jenis Peta Konsep. Peta konsep memiliki beberapa jenis yang dapat dipilih untuk mempermudah pemahaman suatu materi, yaitu: 1. Pohon Jaringan. Untuk memvisualisasikan sebuah informasi sebab-akibat, hierarki, ataupun prosedur yang bercabang ke dalam peta, jenis ini sangat cocok digunakan.
.