🎁 Jelaskan Makna Kompetisi Untuk Mencapai Kesuksesan Hidup

1 Lomba 17 Agustus pertama kali digelar pada 1950. IDN Times/Muhamad Iqbal. Meski Indonesia merdeka pada 1945, perlombaan 17 Agustus baru dimulai pertama kali pada 1950. Pada tahun tersebut, intensitas pertempuran dalam rangka mempertahankan kemerdekaan mulai menurun. Selain sebagai wadah hiburan, perlombaan 17 Agustus juga dimaknai untuk

Kunci kesuksesan menjadi hal-hal yang harus diperhatikan bagi seseorang yang ingin berhasil dalam menjalani apapun dalam hidupnya, baik karier pekerjaan, usaha maupun hal lain. Meraih sukses merupakan tujuan semua orang dalam berkarier. Kunci kesuksesan dapat menuntun pada jalan sukses yang sering didefinisikan sebagai kondisi seseorang yang makmur dan berada dalam kondisi stabil. Dalam pengertian Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, kesuksesan berarti keberhasilan dan keberuntungan. KBBI menyebut kesuksesan adalah kondisi dimana orang lain senang mempelajari dan meniru kondisi tersebut. Sehingga dapat diartikan kesuksesan adalah kondisi sejahtera dalam kehidupan, dan selalu ingin dicapai banyak orang. Kunci Kesuksesan Untuk mencapai sukses itu, jalan yang harus dilalui tidak mudah. Selalu ada hambatan yang menghalangi untuk meraih status tersebut. Lantas bagaimana caranya meraih kesuksesan? Oleh karena itu, silakan simak beberapa kunci kesuksesan yang bisa dilakukan untuk mencapai tujuan hidup sukses. Kunci Kesuksesan Keterampilan Kunci kesuksesan yang pertama adalah keterampilan. Tidak ada keterampilan yang muncul secara instan tanpa melewati berbagai hal. Dengan melewati berbagai kejadian kita akan semakin terasah dan mudah beradaptasi dalam kondisi apapun. Keterampilan seperti komunikasi, manajemen, evaluasi, tampil di depan orang dan bernegosiasi didapat dengan kemampuan yang terus diasah. Apalagi persaingan semakin ketat, sehingga keterampilan perlu dibaharui dan dikembangkan agar mampu bersaing. Semakin orang memiliki keterampilan yang banyak mak peluang untuk meraih sukses juga semakin terbuka. Kunci Kesuksesan Tekad Keterampilan berjalan lurus dengan tekad sebagai kunci kesuksesan selanjutnya. Dibutuhkan kemauan keras dan niat yang kuat untuk mencapai keberhasilan dalam hidup. Adanya kemauan yang kuat untuk bekerja tanpa henti, sekalipun mengalami kegagalan, hambatan, kesulitan di sepanjang jalan. Kunci kesuksesan dijalani dengan waktu yang tidak sebentar, oleh karena itu dibutuhkan tekad kuat agar tidak mudah menyerah. Bahkan ketika kunci kesuksesan membawa pada sukses sesungguhnya, tekad harus tetap berkobar. Kunci Kesuksesan Disiplin Salah satu kunci kesuksesan lainnya adalah disiplin. Disiplin membentuk karakter pribadi seseorang untuk bekerja secara sistem dan mematuhi peraturan yang berlaku. Bila kita terbiasa dengan disiplin, maka kita tidak akan mudah menunda-nunda pekerjaan. Ini sangat penting untuk mempercepat kita mencapai kesuksesan. Apabila kita terbiasa disiplin, otomatis manajemen waktu kita juga sangat baik. Perlu diingat, waktu adalah hal paling berharga, kita mungkin bisa membeli apapun tapi tidak dengan waktu. Jadi, kesuksesan yang kita raih sangat ditentukan dengan apa yang kita kerjakan saat ini. Kunci Kesuksesan Berani Mengambil Risiko Salah satu kunci kesuksesan lain adalah Anda harus berani mengambil risiko, saat Anda berani mengambil risiko hasilnya memang bisa berhasil bisa tidak, namun jika Anda melakukannya dengan baik tentu akan jauh lebih baik dibandingkan Anda trus ada di zona nyaman. Ada banyak keputusan yang akan Anda ambil dalam kehidupan, pengambilan keputusan ini yang dapat membuat Anda melangkah lebih jauh. Untuk itu apabila ada kesempatan dalam menentukan suatu hal, cobalah untuk mengambil risiko. Kunci Kesuksesan Dalam Wirausaha Salah satu kunci kesuksesan adalah berani mengambil risiko, jika salah satu pilihan Anda adalah menjalankan usaha sendiri maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai kunci kesuksesan dalam berwirausaha. Pengetahuan Tentang Kewirausahaan Aspek pertama dalam kunci kesuksesan wirausaha tentunya pengetahuan atau wawasan di pengusaha tentang wirausaha. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, wirausaha atau wiraswasta adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi atau pengadaan produk baru, pemasarannya, serta mengatur permodalan operasinya. Dengan pengertian di atas, wirausaha artinya harus memiliki pengetahuan aktivitas bisnis seperti menghitung kas, alokasi modal, hingga strategi pemasaran. Akan lebih baik jika pengusaha secara spesifik mengetahui pengetahuan ini di bidang bisnis yang sedang dijalani. Jika memang tidak memiliki faktor keberhasilan wirausaha yang pertama ini, Anda atau para penggiat usaha lainnya bisanya bisa bekerja sama dengan orang-orang yang andal dalam berbisnis atau membuat perencanaan. Setelah memiliki pengetahuannya, Anda perlu menerapkannya ke dalam usaha yang dijalankan. Keterampilan wirausaha Anda bisa berkembang seiring menjalankan bisnis dengan pengetahuan yang dimiliki. Self Starter dan Komitmen Menjadi seorang pengusaha dibutuhkan karakter yang proaktif, penuh semangat, dan bisa memulai sesuatu sendiri. Jiwa perintis ini menjadi bagian penting untuk Anda bisa sukses memulai usaha. Setelah memulai usaha Anda, kunci kesuksesan wirausaha yang dibutuhkan selanjutnya adalah komitmen untuk mampu bertahan di dunia bisnis. Butuh waktu untuk mengembangkan usaha, sehingga komitmen untuk berjuang dan terus berupaya hingga mencapai kesuksesan sangat dibutuhkan. Kapasitas Diri Bila Anda ingin memulai usaha, pilihlah yang tidak jauh dari skil dan talenta yang Anda miliki. Jangan terlalu mudah terbawa dan fokus pada sesuatu yang sedang trend dibicarakan. Kunci kesuksesan wirausaha akan ditentukan oleh kapasitas Anda pada usaha yang Anda jalani. Jangan sampai Anda hanya sekadar mengikuti tren tanpa memahami bidang yang Anda jalani. Pilihlah bidang usaha yang sesuai atau tidak jauh dari skil dan kompetensi Anda. Berani Mengambil Tindakan Setelah memiliki pengetahuan, kunci kesuksesan wirausaha selanjutnya adalah berani mengambil tindakan. Anda harus mengambil tindakan dan tidak membiarkan bisnis Anda hanya berkutat dalam konsep saja. Mungkin bisnis yang Anda jalani merupakan sesuatu yang baru dan belum diketahui banyak orang. Namun, ketika Anda tetap berani mengambil risiko dan menjalankan bisnis Anda sesuai konsep yang telah ditentukan, bisnis Anda bisa saja dikenal luas oleh masyarakat. Kesabaran dan Kegigihan Kesabaran dan kegigihan menjadi faktor keberhasilan wirausaha selanjutnya. Anda dituntut untuk bisa bersabar menghadapi berbagai masalah yang muncul di kemudian hari. Selain itu, sabar dibutuhkan untuk menghadapi konsumen, klien, bahkan untuk hal-hal finansial seperti pengeluaran. Kegigihan punya wujud serupa kesabaran dalam menjalankan usaha. Anda harus bisa menghadapi segala macam kondisi yang terjadi seperti bisnis yang tengah sepi, belum menemui keuntungan signifikan dan sederet hal lain. Kegigihan akan membuat Anda kuat dalam menghadapi berbagai masalah tersebut dan tidak mudah menyerah. Karena kesuksesan yang diraih pasti beriringan dengan sederet masalah. Kegigihan juga diperlukan dalam mengembangkan usaha, berpikir kreatif, dan bekerja lebih keras. Ada banyak bentuk kunci kesuksesan yang bisa Anda terapkan, bentuk lain dari kunci kesuksesan adalah kemampuan mengelola keuangan. Hal ini sangat penting sebagai bentuk antisipasi di masa depan. Anda dapat menyimpan tabungan Anda di CIMB Niaga. CIMB Niaga menawarkan berbagai jenis tabungan yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Nikmati beragam manfaat lain seperti bebas biaya admin bulanan, bebas biaya transfer hingga dapat diakses di mana pun dan kapan pun melalui OCTO Mobile & OCTO Clicks. Jika Anda ingin menabung secara rutin tiap bulannya, Anda bisa mendapatkan informasi lengkap seputar tabungan CIMB Niaga di sini.

DoktorShamsi Ali Jelaskan Makna Kurban, untuk Mencapai Hasil yang Maksimal seperti Nabi Ibrahim AS "Sebenarnya yang dipahami dari mencari ridho Allah adalah sebuah semangat untuk kita mengorbankan yang terbaik dari hidup ini untuk mencapai hasil yang maksimal maka tujuannya adalah memaksimalkan kesuksesan dunia dan akhirat maka

Jakarta - Sering kali kita mendengar kata sukses, lalu terlintas di di pikiran kita bahwa sukses adalah berhasil dalam segala hal, terutama dalam masalah finansial. Apa definisi sukses bagi Anda? Kesuksesan juga harus berujung kebahagiaan. Saat Anda merasa sukses, idealnya apa yang Anda inginkan bisa diwujudkan dan feedback yang didapat adalah berupa rasa bahagia yang begitu maksimal. Oleh karena itu, sukses bagi setiap orang mengandung arti yang bervariasi dan tidak bisa menjadi sama. Berikut ini ada 17 definisi sukses saat ini, yang harus Anda ketahui seperti dikutip dari 1. Sukses itu berarti melakukan hal yang terbaik Ketika dalam hidup ini kita bisa selalu melakukan hal terbaik untuk apa saja yang kita lakukan, baik dalam pekerjaan, mengasuh anak, berkreasi, dan hal lainnya maka anda bisa dikatakan sukses untuk diri anda sendiri. tidak peduli kaya atau miskin, dengan melakukan hal terbaik ini secara maksimal, anda bisa bahagia. 2. Sukses itu fokus pada tujuan Baiknya setiap manusia harus memiliki tujuan dalam hidupnya. Dengan begitu maka kemungkinan dia bisa sukses saat berhasil mencapai tujuannya itu. Jika memiliki tujuan, namun tidak antusias untuk meraihnya, maka kebahagiaan juga tidak bisa didapatkan. 3. Sukses berarti memiliki keluarga untuk berbagi Keluarga adalah dasar dari pendewasaan yang kita telah alami. Apa saja yang berhasil kita dapat dalam hidup, lalu kita berhasil berbagi hal tersebut dengan keluarga, itu juga bisa diartikan Anda telah sukses karena memiliki keluarga yang selalu mendukung Anda. 4. Sukses memahami Kebutuhan dan Keinginan Sukses dalam hal ini adalah ketika Anda bisa memenuhi kebutuhan bulanan yang diperlukan, dan berhasil menahan keinginan yang sering membuat pengeluaran menjadi membesar. 5. Sukses itu percaya Ternyata percaya ini adalah lambang kesuksesan juga. Saat percaya bahwa anda dapat melakukan sesuatu untuk meraih sesuatu tujuan, maka anda telah sukses. 6. Sukses menyeimbangkan pekerjaan dengan semangat Menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang tepat dan cepat, adalah hal yang dapat meringankan pekerjaan. Diperlukan semangat untuk mengerjakannya di setiap harinya. Jika Anda berhasil menyeimbangkannya, maka Anda adalah pribadi yang sukses.
\n \n\n\n jelaskan makna kompetisi untuk mencapai kesuksesan hidup
Jelaskanmakna kompetisi untuk mencapai kesuksesan hidup! Mengapa seseorang harus berani gagal untuk mencapai kesuksesan? Sebutkan hal-hal yang memengaruhi nilai-nilai kehidupan seseorang sejak kecil! Tulislah jawaban anda di buku catatan BK Selembar Kertas, lalu kirimkan foto jawaban anda ke link berikut Arti Sukses dan 10 Cara Menjadi Orang Sukses – Bagaimana cara kamu mendefinisikan orang yang sukses? Mungkin mereka adalah seseorang yang ambisius dan kompeten? Atau mungkin seseorang yang selalu memikirkan bisnis dan apatis? Mungkin sifat-sifat tadi tampak berperan dalam kesuksesan seseorang. Lebih dari itu, ada karakter yang menjadi pertimbangan dan dorongan kuat dibalik kesuksesan seseorang. Lalu bagaimana cara kita mendefinisikan kesuksesan diri kita sendiri? Apakah dengan gaji yang besar, tinggal di rumah mewah, atau mengendarai mobil keluaran terbaru? Itu bukanlah ukuran kesuksesan. Konsep kesuksesan setiap orang tentu berbeda-beda. Kesuksesan adalah sesuatu hal yang ingin dicapai oleh seseorang. Bisa jadi sukses adalah hal yang sangat membanggakan sekaligus menggembirakan. Bertumbuh sambil mendengarkan cerita dari orang-orang yang sukses membuat kita bermimpi untuk menjadi seperti mereka suatu hari nanti. Sadarkah kamu bahwa mimpi itu mulai memudar ketika kita dihadapkan dengan kenyataan hidup yang keras. Intinya, tidak ada jalan yang mudah untuk meraih kesuksesan. Kualitas orang-orang yang sukses tampaknya memiliki beberapa ciri khas yang sama, seperti bekerja keras, kompeten, fokus, memiliki tekad dan usaha untuk mencapai tujuan yang ditargetkan. Meskipun tidak ada aturan yang ditetapkan atau pola perilaku yang pasti untuk mencapai kesuksesan, ada beberapa praktik sederhana yang dapat membantu kamu melangkah lebih jauh dalam hidup. Sebelum mendefinisikan kesuksesan untuk diri kamu sendiri, buatlah list kesuksesan yang kamu dambakan selama ini. Kemudian buatlah langkah-langkah untuk mencapainya. Misalnya, jika kamu menginginkan kesuksesan dengan karier bergaji tinggi, maka langkah yang tepat untukmu adalah melanjutkan pendidikan atau pelatihan profesional. Jika kamu menginginkan kesuksesan melalui bakat yang tidak terpenuhi seperti menulis, langkah potensial yang tepat adalah menargetkan tujuan menulis harian atau mingguan untuk mewujudkannya. Kesuksesan tentu datang beriringan dengan kerja keras. Untuk menjadi orang yang sukses, kamu harus memiliki keinginan dan tekad yang kuat. Tidak semua orang akan sukses dalam hidup, tetapi jangan lupa kalau kesuksesan itu bisa diraih dengan usaha. Artikel ini akan membantu kamu memahami arti menjadi sukses dan membahas kiat-kiat yang dapat mengantarkan kamu menuju pintu kesuksesan. Arti Sukses10 Cara Menjadi Orang Sukses1. Berkomitmen2. Belajar dari pengalaman3. Menikmati Proses Menuju Sukses4. Berpikir Positif6. Jujur Pada Diri Sendiri7. Disiplin dan Tanggung Jawab8. Mencari Relasi9. Mengevaluasi Diri10. Menyingkirkan gangguanBuku Tentang BisnisArtikel Terkait Bisnis Kata sukses pasti terdengar menyenangkan bagi orang-orang karena itu merupakan tujuan mayoritas orang di dunia. Makna sukses tidak hanya berarti orang dengan banyak uang, pekerjaan mumpuni, dan strata sosial yang tinggi. Secara harfiah, kata sukses memiliki arti berhasil dalam berbagai aspek. Bisa dibilang, sukses adalah sebuah keberhasilan, terlepas apa pun keberhasilan itu. Sukses kerap dikaitkan dengan kehidupan ekonomi dan sosial seorang individu. Definisi sukses secara ekonomi adalah peningkatan strata sosial yang dapat memenuhi kepuasan pribadi seseorang. Tak ada salahnya jika Grameds ingin mengejar kesuksesan secara ekonomi karena hal itu akan membawa pertolongan dalam kehidupan kamu dan orang lain. Berikut ini pengertian sukses dari kacamata tokoh dunia. 1. Deepak Chopra Deepak Chopra sebagai seorang guru spiritual ternama mengatakan sukses adalah ekspansi berkelanjutan akan kebahagiaan dan realisasi yang progresif dari tujuan berharga. Definisi sukses tersebut tertuang dalam bukunya yang berjudul “The Seven Spiritual Laws of Success”. 2. Thomas Alfa Edison Penemu sekaligus pengusaha yang mengembangkan banyak peralatan penting ini mendefinisikan kesuksesan sama halnya dengan ambisius. Baginya sukses berarti 1% inspirasi dan 99% keringat. 3. Arianna Huffington Pemimpin Huffing Post ini mendefinisikan sukses menjadi empat metrik, yakni kebijaksanaan, kesejahteraan, mimpi, dan berderma. Keempat metrik tersebut membantu menjaga psikologi kehidupan dan meraih kesuksesan yang sebenarnya. 4. Maya Angelou Penulis yang satu ini mengatakan bahwa definisi sukses adalah ketika seseorang menyukai dirinya, menyukai apa yang dia lakukan, dan menyukai pekerjaannya. 5. Tony Hsieh Tokoh ternama ini merupakan CEO Zappos yang mendefinisikan sukses sebagai hidup yang berjalan sesuai dengan nilai-nilai yang diyakini. Baginya, nilai dasar personal berarti siapa individu tersebut dan nilai dasar perusahaan berarti menentukan karakter beserta merek produk. 6. Elon Musk Sebagai miliarder tersohor dunia sekaligus CEO Tesla, Elon Musk menuturkan bahwa sukses adalah selama kamu dapat melakukan berbagai hal menyenangkan dalam hidup. 7. Warren Buffet Seorang investor, pengusaha, dan filantropis asal Amerika Serikat ini mengatakan bahwa sukses adalah ketika orang terdekatmu bahagia dan mencintaimu. 10 Cara Menjadi Orang Sukses Berikut ini adalah 10 cara yang dapat membantumu menjadi orang sukses. 1. Berkomitmen Melalui komitmen, kamu bisa mendapatkan motivasi untuk mengejar kesuksesan. Ketika seseorang memiliki komitmen, biasanya dia akan berusaha dan disiplin untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Buatlah daftar tujuan yang ingin kamu capai, lalu tingkatkan komitmen terhadap tujuan tersebut. Grameds juga perlu meningkatkan fokus pada perencanaan atau tujuan yang telah dibuat. Dalam berkomitmen, penting untuk memastikan bahwa tujuan yang ingin kamu capai memiliki harapan yang realistis untuk melihat hasilnya. Jika komitmen yang kamu buat tidak membuahkan hasil dalam jangka waktu yang lama, tentu kamu harus menyesuaikan dan merevisi langkah-langkah yang memang diperlukan. Meminta dukungan teman atau keluarga terkadang menjadi hal yang berguna untuk membantumu berkomitmen. Memiliki seseorang yang dapat membuat kamu bertanggung jawab atas komitmen yang dibuat benar-benar membantu untuk menjemput kesuksesan. 2. Belajar dari pengalaman Kata orang, pengalaman adalah guru terbaik. Apakah harus gagal dulu untuk mencapai kesuksesan? Di dunia ini tidak ada orang yang ingin gagal, secara naluriah semua orang menginginkan usaha yang dilakukan menuai keberhasilan. Tetapi dalam meraih kesuksesan tidak selamanya bisa sesuai dengan kenyataan. Selain pengalaman yang kamu alami, pengalaman orang lain juga mengandung manfaat yang tak bisa kita sepelekan begitu saja. Dengan belajar dari pengalaman orang lain kamu bisa meminimalkan kegagalan. Saat kamu belajar dari pengalaman orang lain, kamu jadi tahu langkah apa saja yang harus dilakukan. Singkatnya, bisa dibilang Grameds belajar langsung dari ahlinya. Kemudian hal terpenting yang bisa kamu ambil dari belajar melalui pengalaman orang lain adalah kamu tidak harus mengalami kegagalan yang sudah dialami orang tersebut. Grameds tidak harus melewati kegagalan itu sendiri kan? Itulah yang menjadikan pengalaman orang lain amat sangat berharga. Entah kenapa pengalaman orang lain lebih mudah untuk diambil hikmahnya. Mungkin karena kita tidak benar-benar merasakan pahitnya secara langsung? Jadi, melalui pengalaman orang lain kamu juga bisa mengetahui tips menggapai kesuksesan di bidang yang kamu inginkan. Lalu pengalaman orang lain juga dapat membantumu membaca peluang, melihat kesempatan yang ada, dan menghindari kegagalan-kegagalan yang mungkin akan menghampiri. 3. Menikmati Proses Menuju Sukses Petuah nikmati saja prosesnya’ mungkin tak sekali dua kali kamu dengar saat menyusuri jalan kesuksesan. Petuah ini terkadang terdengar masuk akal dan menggugah semangat kamu. Namun, ada kalanya petuah tersebut terdengar begitu mustahil dan abstrak. Ibaratkan kesuksesan yang ingin kamu capai sebagai lomba marathon. Kamu perlu energi yang cukup untuk mencapai finish, bukan? Jika matamu tertuju pada garis finish, kamu akan cenderung ceroboh melakukan segala upaya untuk bisa tiba di sana secepat mungkin. Hasilnya, kamu tidak bisa benar-benar menikmati setiap proses yang ada. Ada baiknya jika kamu fokus dengan apa yang ada dihadapanmu dan lewati setiap tahap menuju kesuksesan sebaik mungkin. Berpikirlah bahwa tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan yang sama seperti yang kamu miliki saat ini. Teruslah bersyukur atas segala kesempatan yang kamu miliki, terutama jika kamu telah bekerja keras untuk meraihnya. Segeralah beristirahat dan kumpulkan energi positif jika sekiranya kamu merasa lelah dan mulai stres. Karena memaksakan diri hanya akan membuatmu tersendat. Jadi, manfaatkan waktu yang kamu miliki dengan istirahat dan mengisi energi. Selain itu, Grameds perlu menghindari pola pikir untuk bersenang-senang setelah kamu berhasil mencapai kesuksesan. Bersenang-senang boleh saja, asal itu tidak membuatmu lalai. 4. Berpikir Positif Mengembangkan pola pikir positif adalah tentang memercayai diri sendiri dan kemampuan kamu untuk sukses. Penting untuk mengganti pikiran negatif apa pun dengan yang positif untuk memotivasi diri kamu. Grameds bisa terus mencoba apa pun tantangan yang menghadang di depan mata. Dalam perjalanan menuju kesuksesan, kamu perlu mempelajari hal-hal baru dan berpikir secara berbeda dari sebelumnya. Grameds membutuhkan sedikit latihan dan disiplin untuk mencapai kesuksesan. Jadi sangat penting untuk memikirkan prosesnya secara positif. 5. Ubah Perspektif Kamu Terkadang dalam perjalanan menuju kesuksesan, Grameds perlu mengubah perspektif di situasi yang genting menjadi situasi yang lebih baik. Ketika kamu mengalami hari atau minggu yang buruk, bayangkan bahwa itu adalah hari atau minggu terbaik dalam hidupmu. Beri kesempatan dan waktu pada dirimu untuk memikirkan situasi dengan menggunakan cara yang lebih positif. Setelah itu lihat seberapa banyak hari atau minggu kamu berubah menjadi lebih baik. 6. Jujur Pada Diri Sendiri Menjadi sukses dan bahagia adalah dambaan setiap orang. Semua orang memiliki visi untuk mencapai kesuksesan dan hidup bahagia. Ada begitu banyak cara yang dapat kamu lakukan untuk meraih definisi sukses yang ingin dicapai. Sekeras apa pun kamu berusaha, jika tidak memiliki kejujuran pada diri sendiri akan sia-sia. Jika Grameds terhenti dalam suatu tujuan, kamu mungkin perlu jujur pada diri sendiri tentang alasannya. Setelah itu, cobalah cari solusi untuk mendorong diri kamu menuju pintu kesuksesan. Tantang diri kamu untuk keluar dari zona nyaman. 7. Disiplin dan Tanggung Jawab Disiplin dan tanggung jawab bisa menjadi salah satu cara untuk mengantarkan kamu menuju pintu kesuksesan. Grameds perlu belajar disiplin mengenai hal-hal yang sekiranya ingin dicapai. Mulailah terbiasa untuk mengerjakan segala sesuatu lebih terorganisir lagi, seperti datang kerja tepat waktu dan jangan lupa bertanggung jawab dengan itu semua. Selain itu, Grameds bisa menyelesaikan semua pekerjaan sesuai deadline untuk melatih disiplin dan tanggung jawab. 8. Mencari Relasi Mencari relasi juga bisa menjadi cara untuk kamu menjemput kesuksesan. Maksud dari mencari relasi adalah Grameds bisa memperluas pertemanan dan pergulan. Dengan begitu, Grameds bisa memperluas lingkup pertemanan dan mendapatkan ilmu baru dari sana. Lingkup pertemanan juga bisa membuatmu belajar hal baru yang nantinya akan memengaruhi langkah menuju kesuksesan. Jadi, Grameds tak perlu ragu untuk mencari relasi demi memperluas jaringan pertemanan. 9. Mengevaluasi Diri Evaluasi diri menjadi salah satu cara yang sangat dibutuhkan untuk melihat kemampuan dan kelemahan yang kamu miliki saat ini. Tidak pernah lupa untuk selalu mengevaluasi diri bisa menjadi rahasia pencapaian karier yang sukses. Evaluasi diri bisa dipraktikkan ketika kamu berstatus sebagai karyawan di suatu perusahaan. Grameds harus sering mengevaluasi diri di bidang yang sedang kamu tekuni saat ini. Mengevaluasi diri bisa menjadi bahan pembelajaran terbaik untuk mencapai kesuksesan. Sekalipun sudah menjadi orang yang sukses, kamu juga harus terus melakukan evaluasi diri. Grameds mungkin memang bukan orang yang sempurna, tetapi kamu bisa menjadi yang terbaik dari yang terbaik jika mau terus belajar dari kesalahan yang terjadi. 10. Menyingkirkan gangguan Take away distractions! Grameds perlu membuat daftar hal-hal dalam hidup kamu yang sekiranya menyita waktu atau mengalihkan perhatian. Gangguan yang perlu disingkirkan, seperti telepon, acara televisi atau bahkan orang yang menyebabkan kamu menjadi stres. Matikan telepon dan televisi yang sekiranya mengganggu. Tetaplah berhubungan dengan orang-orang yang memberikan dampak positif dalam hidup kamu. Sekarang adalah waktu terbaik untuk kamu mengubah kebiasaan dan fokus meraih kesuksesan tanpa gangguan. ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
jelaskan makna kompetisi untuk mencapai kesuksesan hidup
1 Kerja Cerdas, Bukan Kerja Keras. Cara menjadi pengusaha sukses yang pertama adalah memahami pola pikir untuk bekerja secara lebih cerdas, bukan bekerja keras. Banyak orang membayangkan seorang wirausahawan sebagai seseorang yang bekerja 18 jam sehari, tidak melakukan apa-apa selain makan, tidur, dan mengerjakan bisnisnya. Meraih kesuksesan telah menjadi tujuan semua orang dalam berkarya atau berkarier. Kesuksesan identik dengan kondisi seseorang makmur, berada dalam posisi yang stabil serta memiliki kekuasaan. Semua orang selalu terobsesi dan ingin meraih posisi ini. Kesuksesan pun dijadikan tolak ukur dari keberhasilan perjalanan hidup manusia. Walaupun tentu tolak ukur kesuksesan setiap orang berbeda-beda. Sehingga memaknai dan mengartikan kesuksesan itu tidak sama. Pengertian kesuksesan Dalam pengertian Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, kesuksesan berarti keberhasilan dan keberuntungan. KBBI menyebut kesuksesan adalah kondisi dimana orang lain senang mempelajari dan meniru kondisi tersebut. Sehingga dapat diartikan kesuksesan adalah kondisi sejahtera dalam kehidupan, dan selalu ingin dicapai banyak orang. Kunci sukses Untuk mencapai posisi sukses, jalan yang harus dilalui tidaklah mudah. Orang selalu menghadapi hambatan dan godaan berbuat curang untuk mencapai posisi tersebut. Kita pun perlu menyadari, kesuksesan bukan selalu tentang uang dan posisi tapi juga tentang hubungan, pencapaian, mimpi, kemajuan dalam sebuah bidang. Lantas bagaimana meraih kesuksesan? Pertanyaan ini kerap muncul dan menjadi pencarian banyak orang. Sebenarnya tidak sulit asalkan kita mengetahui kunci untuk meraih kesuksesan. Apa saja kunci sukses? Berikut rinciannya 1. Tekad Dibutuhkan kemauan yang kuat dan niat yang besar untuk mencapai titik tertinggi dalam pencapaian hidup seseorang. Adanya kemauan yang kuat untuk bekerja tanpa henti, sekalipun mengalami kegagalan, hambatan, kesulitan di sepanjang jalan. Butuh waktu lama untuk mencapai kesuksesan maka kita membutuhkan tekad untuk fokus meraihnya. Bahkan sekalipun kita telah meraih kesuksesan, tekad tersebut harus tetap hidup untuk menjaga kesuksesan yang kita raih. Tekad yang sejati bertahan lama tidak hanya dua tiga tahun, tapi berpuluh-puluh tahun. Bahkan menjadi seumur hidup. Inilah yang diperlukan untuk mencapai posisi terbaik dalam hidup seseorang. 2. Keterampilan Keterampilan selalu berjalan bersama dengan tekad. Tidak ada keterampilan yang muncul secara instan tanpa melewati hal-hal buruk. Sebab dengan melewati ujian atau cobaan kita akan semakin terasah dan mudah beradaptasi dalam kondisi apapun. Keterampilan seperti komunikasi, manajemen, evaluasi, tampil di depan orang dan bernegosiasi didapat dengan kemampuan yang terus diasah. Apalagi persaingan semakin ketat, sehingga keterampilan perlu dibaharui dan dikembangkan agar mampu bersaing. Semakin orang memiliki keterampilan yang banyak mak peluang untuk meraih sukses juga semakin terbuka. 3. Passion Tidak semua orang punya keinginan mengejar passion dalam berkarier atau membangun usahanya. Passion atau hasrat lah yang membuat kita ingin terus mendapatkan hasil yang maksimal. Bahkan passion mampu menjaga rencana, tujuan dan motivasi kita untuk meraih kesuksesan. Dengan passion kita mampu bertahan, sekalipun menghadapi persoalan atau hambatan dalam meraih kesuksesan. Maka, kunci kesuksesan adalah memiliki passion agar tidak mudah menyerah dalam kondisi apapun. 4. Disiplin Salah satu kunci kesuksesan lainnya adalah disiplin. Disiplin membentuk karakter pribadi seseorang untuk bekerja secara sistem dan mematuhi peraturan yang berlaku. Bila kita terbiasa dengan disiplin, maka kita tidak akan mudah menunda-nunda pekerjaan. Ini sangat penting untuk mempercepat kita mencapai kesuksesan. Apabila kita terbiasa disiplin, otomatis manajemen waktu kita juga sangat baik. Perlu diingat, waktu adalah hal paling berharga, kita mungkin bisa membeli apapun tapi tidak dengan waktu. Jadi, kesuksesan yang kita raih sangat ditentukan dengan apa yang kita kerjakan saat ini. 5. Kegigihan Kegagalan yang kita dapatkan saat sedang mengejar kesuksesan tidak akan membuat kita berhenti. Kondisi inilah yang disebut dengan kegigihan, tahan banting dan tidak mudah menyerah. Banyak orang yang gagal karena tidak menyelesaikan apa yang telah dimulainya. Untuk itulah kita perlu kegigihan untuk tetap mengejar hal yang ingin diraih. Untuk memiliki kegigihan ini, kita harus berani untuk berjuang dan bekerja keras. Sebab hampir tidak mungkin kegigihan diraih tanpa ada latihan yang keras. Faktor mencapai kesuksesan Di dunia saat ini banyak orang sukses yang lahir dari berbagai macam latar belakang. Tidak harus berasal dari keluarga yang kaya, mengenyam pendidikan yang tinggi atau memiliki modal besar saat memulai usaha. Itulah yang membuat definisi sukses orang berbeda-beda dengan yang lain. Meski begitu pada umumnya, mereka yang mencapai tingkat kesuksesan dalam berbagai ukuran atau pencapaian adalah yang berusaha dan bekerja keras dibandingkan yang lain. Sejumlah faktor turut memengaruhi kesuksesan seseorang. Sangat baik jika faktor-faktor yang memengaruhi ini bisa dimiliki pribadi-pribadi yang mendambakan kesuksesan. Apa saja yang harus dimiliki? Berikut rinciannya 1. Jadi diri sendiri Citra memang penting tapi jadi diri sendiri harus jadi prioritas. Kita jangan sampai terjebak ingin disukai banyak orang tapi sebenarnya kita bukan tersebut. Jadilah diri sendiri dan manfaatkan kekuatan kita sendiri untuk mencapai kesuksesan. 2. Terbuka Ada banyak perubahan, terutama di zaman sekarang ini. Jika kita tidak terbuka untuk perubahan atau hal baru, kita tidak bisa ambil bagian pada satu hal. Terbuka untuk hal baru adalah sebuah keuntungan Anda. 3. Dukungan Dalam situasi sulit, dukungan dari lingkungan sosial membantu kita mengatasi kegagalan dan menguasai tantangan. Ketahui kita tidak akan dibiarkan sendirian, bahkan jika kita gagal dapat menemukan jalan menuju kesuksesan dengan jauh lebih baik. 4. Mau belajar Jika kita merasa kurang terampil, sebenarnya kita bisa mendapatkannya dengan belajar. Terus belajar dan menerima saran dari orang lain akan membuat kita terus berkembang. 5. Kemampuan berorganisasi Agar tujuan dapat tercapai dan bermanfaat bersama-sama. Maka, kemampuan kita adalah harus bisa mengidentifikasi orang-orang yang terlibat untuk satu tujuan. Selanjutnya kita bisa menetapkan rencana bagaimana dan kapan dapat dilaksanakan. Ciri orang sukses vs orang gagal Tentu sangat membanggakan menyandang predikat sebagai orang sukses. Sebab orang sukses atau berhasil kerap dijadikan role model atau sumber pengetahuan baru oleh banyak orang untuk bisa ditiru. Ada kebiasaan yang melekat pada orang sukses dan tidak dimiliki oleh orang yang dikategorikan tidak sukses yakni gagal. Apa saja perbedaan antara orang sukses dan orang gagal? Berikut rinciannya Orang sukses Selalu memiliki banyak teman dan pergaulannya luas, sebab banyak orang yang ingin belajar darinya yang telah meraih sukses. Orang sukses tidak pernah berhenti pada satu pencapaian, ia cenderung haus untuk meraih lebih banyak pencapaian. Kesuksesan yang diraih pasti dilewati dengan jalan panjang penuh rintangan dan waktu yang tidak sebentar. Sehingga membentuk karakter yang kuat dalam diri mereka. Apa saja ciri-ciri orang sukses OptimisKreatifTangguh Mampu mengontrol diri Mampu mengontrol emosi Dikenal supel dan memiliki banyak relasi Pekerja keras Krisis dianggap sebagai peluang Orang gagal Ciri yang mudah terlihat dari orang gagal adalah tidak dapat beradaptasi pada hal baru. Mereka kerap menolak perubahan dan mempertahankan strategi lama yang telah ketinggalan. Sering kali orang gagal mudah menyalahkan kondisi tanpa mau mengevaluasi diri. Orang gagal kerap dikelilingi dengan hal-hal yang negatif. Ini wajar terjadi sebab mereka kerap kali menjadikan kegagalan sebagai hal yang sial atau tidak beruntung. Bukan sebagai pelajaran hidup yang ke depan harus dihindari. Berikut ciri-ciri orang gagal Tidak menyukai gagasan Melewatkan kesempatan untuk hidup lebih baik Kerap merongrong orang lain Tidak mau meminta maaf Memandang hidup sebagai kompetisi dan berkeinginan untuk hidup selalu menangBersikap dan berpikir negatif Mereka yang sukses dan kutipan terkenalnya Ada banyak orang sukses saat ini baik yang telah dikenal di dalam negeri maupun telah mendunia. Ketika kita membicarakan tentang orang-orang sukses’ maka pikiran kita mereka yang memiliki uang hingga miliaran, tokoh terkenal, pemimpin dunia, politikus dan usaha yang berada di banyak dunia. Berikut orang-orang yang telah dikenal sukses dan kutipan kesuksesan mereka yang bisa kita jadikan pelajaran. 1. Warren Buffet Dijuluki sebagai investor kawakan, Warren Buffet malang melintang di dunia investasi. Ia bahkan memiliki berbagai jenis investasi di pelbagai sektor usaha. Kutipan kesuksesan Buffet dalam berinvestasi adalah “Jangan meletakkan telur dalam satu keranjang” yang artinya tidak mengandalkan satu investasi saja. Buffet mulai berinvestasi sejak berusia 11 tahun dan berbagai macam krisis ekonomi telah dirasakan. Sehingga ia piawai dalam menempatkan investasinya untuk meraih cuan. Oya, Buffet pernah bekerja di toko kelontongan lho semasa kecil. Itulah yang membuat ia tidak ragu berinvestasi di sektor retail. 2. Barack Obama Sebelum menjadi Presiden Amerika Serikat AS, Obama pernah bekerja di lembaga swadaya masyarakat LSM dan melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum. Selanjutnya, Obama pernah bekerja sebagai karyawan biasa di sebuah perusahaan, jaksa, penulis dan hingga akhirnya terjun ke dunia politik. Obama meniti karier politiknya dari anggota senat dan mencalonkan diri sebagai presiden AS ke-44. Kutipannya kesuksesan dari Obama yang terkenal adalah “Karena jika kita mau bekerja, berjuang dan percaya pada hal itu, maka saya sangat yakin, bahwa beberapa generasi saat ini, kita akan melihat balik dan menceritakan pada anak kita, bahwa inilah saatnya ketika kita mulai merawat orang yang sakit”. 3. Jeff Bezos Siapa yang tidak tahu Amazon? Amazon adalah salah satu platform belanja online terkenal di dunia. Amazon bahkan berhasil mengubah cara berbelanja masyarakat saat ini dari harus datang ke toko menjadi belanja di mana saja dan kapan saja. Bezos tidak dengan mudah meraih kesuksesan. Jatuh bangun karier Bezos di bisnis internet mulai dari kalang saing dengan pesaingnya hingga salah berinvestasi yang membuatnya rugi besar. Meski begitu, Bezos tahan banting dan mendulang kesuksesan berkat kerja kerasnya. Salah satu kutipan Bezos yang terkenal adalah “Jika kamu memikirkan jangka panjang, kamu dapat menghasilkan keputusan yang sangat baik yang tidak akan kamu sesali”. 4. Nadiem Makarim Menteri Pendidikan Indonesia ini sebelumnya dikenal sebagai bos transportasi online yakni Gojek. Nadiem memulai kariernya sebagai karyawan biasa di perusahaan konsultan lalu memutuskan untuk menjadi pengusaha. Ia mendirikan platform fashion online yakni Zalora Indonesia. Sejak itu ia rajin mendirikan start up seperti Kartuku lalu Gojek. Hingga kemudian menjadi Menteri Pendidikan. Namanya makin dikenal setelah Gojek booming di Indonesia dengan usia relatif masih muda. Salah satu kutipan kesuksesan Nadiem yang dikenal adalah lingkungan menentukan kesuksesan. Begini kutipannya “Dikelilingi banyak orang dengan cara pandang yang berbeda denganmu sangatlah bermanfaat”. 5. William Tanuwijaya Siapa yang tidak tahu Tokopedia? Tokopedia adalah paltform belanja online populer di Indonesia yang didirikan oleh anak muda yang awalnya bekerja di warung internet. Usai lulus kuliah, ia bekerja di sejumlah perusahaan perangkat lunak hingga akhirnya ia mendirikan Tokopedia. Awalnya, Tokopedia dibangun tanpa modal awal dan William sempat keliling untuk mencari pemodal Tokopedia. Proposalnya berkali-kali ditolak meski akhirnya ia mendapat pemodal dan merekrut anak-anak muda untuk bergabung di Tokopedia. Salah satu kutipan kesukesannya yang terkenal adalah “Kesuksesan hanya dapat diraih dengan cara membuat orang lain sukses”. Arti sukses untuk diri sendiri Setelah memahami definisi kesuksesan selanjutnya kita akan bertanya apakah kondisi kita saat ini sudah terbilang sukses? Apabila kamu belum dapat mengetahui apakah posisi mu sekarang ini dalam kondisi sukses, pertanyaan berikut ini bisa jadi panduan ukuran kamu telah mencapai kesuksesan belum. Coba dijawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini Sudahkah kamu bisa mendiskripsikan diri mu sendiri? Apakah kamu bahagia dengan pencapaianmu saat ini? Sudah berkontribusi bagi banyak orang atau lingkungan? Memiliki semangat untuk berbuat sesuatu? Apabila sudah tidak ada di dunia ini, apa yang ingin orang kenang dari diri kita? Apabila kamu bisa menjawab pertanyaan tersebut dan sudah sesuai dengan harapan kamu? Selamat berati kamu telah berjalan menuju arah sukses tapi jika belum tercapai, jangan khawatir dan segera susun rencana kamu kembali.
Шሐνոኀιከօβዐ աслሓсուпегΣуጋаդυв ρиጆα ωмищጃ
ቱ иπաфЦ ιсዎриփխቀ
Не ռեрθпէИхա ያсрехе
Ижεщали αፌοռխζиኜ φէሞк τ
Kamijuga berhasil mendapatkan klien baru dalam 30 hari setelahnya untuk kampanye jangka panjang. Dengan usaha, kepercayaan dan kolaborasi tim yang kompak tadi, saya dengan bangga mengatakan bahwa proyek saya saat itu adalah kesuksesan yang besar." Baca juga: Jawaban terbaik untuk "ceritakan tentang diri Anda" saat interview

“The way we spend our time defines who we are”Jonathan Estrin Selama menjadi mahasiswa, pasti pernah dong kepikiran waktumu dihabiskan buat apa aja? Menjadi mahasiswa adalah amanah yang patut kita emban dengan penuh kesungguhan. Melalui perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan sebenar-benarnya dan sebaik-baiknya adalah salah satu cara melaksanakan amanah tersebut. Salah satu poin Tri Dharma Perguruan tinggi adalah pendidikan. Pemaknaan akan pendidikan tersebut membuat kita paham bahwa pengelolaan waktu dan energi menjadi sangat penting dalam membentuk kita menjadi sosok yang dapat mengembangkan potensi diri dari berbagai sisi semaksimal mungkin. Baca lebih lanjut Mengenal & Memahami Tri Dharma Perguruan Tinggi Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan Sobat Mahasiswa untuk mengasah potensi diri adalah dengan mengikuti kompetisi alias perlombaan! Mungkin, banyak Sobat Mahasiswa yang sudah sangat sering ikutan lomba sejak zaman sekolah. Eits, tapi kalau ada yang baru mau memulai juga ngga ada salahnya lho! Selain ngga ada kata terlambat selama masih pada masanya alias masih jadi mahasiswa, kita bisa mendapatkan banyak manfaat dan kesenangan dengan mengikuti kompetisi. Apa aja sih manfaat sekaligus keuntungan mengikuti kompetisi atau lomba semasa kuliah? Daftar Isi 1. Bentuk Uji Ilmu yang Telah Dipelajari2. Mengevaluasi kelemahan dan meningkatkan keterampilan3. Membantu Mengarahkan Potensi Diri4. Meningkatkan Kemampuan Kerjasama dan Kolaborasi5. Menambah Relasi6. Pembuktian dan Apresiasi atas Diri Sendiri 7. Peluang Memiliki Tambahan Uang dari Hadiah Kompetisi8. Kesempatan untuk Mengeksplorasi Tempat Baru9. Pengalaman Mendapat Fasilitas Nyaman dan Menyenangkan 1. Bentuk Uji Ilmu yang Telah Dipelajari Aktivitas perkuliahan didominasi dengan duduk berjam-jam mendengarkan materi yang disampaikan dosen. Didukung dengan proses belajar mandiri dari mahasiswa, perpaduan hasil pembelajaran ini bisa menjadi bahan bakar yang apik untuk diaplikasikan saat setelah lulus nanti. Namun, Sobat Mahasiswa juga bisa melakukan trial untuk menguji pengetahunan, kemampuan, dan keterampilan yang dimiliki dengan mengikuti kompetisi. Penyelanggaraan kompetisi dengan lingkup dan tema tertentu membuat kita dapat mengukur seberapa baik diri kita jika disejajarkan dengan orang-orang dengan minat yang sama. Baca juga Bukan IPK, Ini 7 Hal yang Lebih Penting untuk Dicapai Saat Kuliah 2. Mengevaluasi kelemahan dan meningkatkan keterampilan Masih berhubungan dengan poin pertama nih. Biasanya diselenggarakannya kompetisi itu berada di lingkup dan tema tertentu yang sudah ditetapkan. Bisa dibilang saat mengikuti suatu kompetisi, sobat mahasiswa dan kompetitor memiliki minat yang sama. Bukan kompetisi namanya kalau ngga ada proses penilaian. Tahapan penilaian atu penjurian ini bisa dijadikan ajang untuk mengetahui letak keunggulan dan kekurangan dari karya sebagai hasil jerih payah Sobat Mahasiswa. Selain itu, jika ada publikasi karya di kompetisi yang diikuti juga akan memberi peluang kita untuk mendapat wawasan dan melihat dari sudut pandang yang baru dari karya-karya yang ditampilkan. Baca juga 5 Manfaat Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Jurnal 3. Membantu Mengarahkan Potensi Diri Sumber gambar “Sebenernya aku jago ngga sih di ini?“ “Aku bisa ngga sih kaya begitu?“ Pertanyaan-pertanyaan terkait potensi diri ini bisa dijawab dengan kita mencoba perlombaan. Dengan mengikuti perlombaan, bisa jadi kita lebih memahami diri sendiri tentang kemampuan yang bisa dikembangkan lebih jauh, terlebih dengan minat yang tinggi. Atau justru bisa jadi kompetisi memberi jawaban bahwa Sobat Mahasiswa ingin melakukan hal lain yang belum dieksplor. 4. Meningkatkan Kemampuan Kerjasama dan Kolaborasi Banyak jenis perlombaan mahasiswa yang memerlukan partisipasi tim dan kelompok. Berproses bersama antar anggota tim memiliki dampak positif dalam mengasah kemampuan kerjasama dan berkolaborasi. Kerjasama antar anggota tim merupakan hubungan kooperatif yang saling bergantung dan terlibat. Jenis hubungan ini memerlukan kesadaran anggota tim untuk bekerja memajukan kepentingan diri dalam mencapai tujuan mereka Deutsch dalam Dudija, 2015, p. 68. Anggota tim memahami bahwa mereka perlu membantu satu sama lain untuk mencapai kesuksesan. 5. Menambah Relasi Ngga jarang waktu ikut lomba peserta akan saling bertegur sapa dan bertukar kontak. Interaksi antar peserta atau bahkan ke panitia ini juga malah bisa menambah lingkaran relasi kita. Bertambahnya relasi dapat melebarkan kesempatan untuk mengenal dan bekerja dengan orang-orang dengan minat yang sama. Tentunya ini menjadi kesempatan yang ngga boleh disia-siakan. Baca juga 9 Tips Persiapan Karier sejak masih Kuliah 6. Pembuktian dan Apresiasi atas Diri Sendiri Sumber gambar Dengan mengikuti perlombaan, kita akan dapat mengetahui bahwa kita dapat melakukan hal ini dan itu. Bahkan mungkin hal-hal yang kita anggap tidak bsia melakukannya dapat diselesaikan dengan baik. Selain itu, segala daya dan upaya yang telah dikerahkan juga mendorong kita untuk menghargai diri sendiri melalui apresiasi yang diberikan, baik diri sendiri maupun orang lain. Seorang psikolog bernama William James mangatakan bahwa, “salah satu prinsip dasar manusia manusia adalah keinginan untuk dihargai”. Apresiasi yang diberikan kepada kita akan membuat kita merasakan berbagai emosi positif, seperti dihargai, dilihat, disukai, merasa terhubung, hingga memberikan makna hidup 23/04/2016. 7. Peluang Memiliki Tambahan Uang dari Hadiah Kompetisi Usaha dan doa yang berbuah manis adalah hal yang paling menyenangkan, termasuk menjuarai kompetisi. Selain sarana mengembangkan dan meningkatkan aktualisasi diri, kompetisi juga memberi peluang pada mahasiswa untuk lebih mandiri dari segi finansial. Kemenangan lomba identik dengan insentif dan apresiasi, baik yang didapat dari pihak penyelenggara maupun kampus. Insetif uang tunai yang didapat dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan perkuliahan dan keinginan atau pun untuk menabung dan berinvestasi sejak mahasiswa. 8. Kesempatan untuk Mengeksplorasi Tempat Baru Sumber gambar Kompetisi mahasiswa memiliki berbagai cakupan dan tingkatan, mulai dari regional hingga internasional. Setali tiga uang, kompetisi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapat kesempatan liburan dan rekreasi dengan mendatangi tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi. Saat ini pula, peserta dapat mencoba berbagai hal baru, seperti menyicipi makanan khas atau mengenal budaya tempat yang dikunjunginya. 9. Pengalaman Mendapat Fasilitas Nyaman dan Menyenangkan Beberapa kompetisi besar tingkat perguruan tinggi yang diselenggarakan memberikan pelayanan ekstra kepada para peserta kompetisi yang diadakannya. Peserta yang kebanyakan telah menjadi finalis dapat merasakan kesempatan dengan menikmati layanan ekstra dari pihak penyelenggara, seperti pembiayaan penuh. Akomodasi dapat meliputi transportasi, penginapan di hotel, hingga konsumsi yang sering kita sebut perbaikan gizi anak kos hehe. Tentunya hal ini sangat patut untuk disyukuri. Sebab dengan kompetisi peserta dapat meningkatkan aktualisasi diri, mendapatkan relasi baru, mengunjungi tempat baru, hingga menikmati fasilitas yang menciptakan rasa haru. Nah itulah 9 manfaat mengikuti kompetisi bagi mahasiswa. Jadi, tunggu apalagi, Sobat Mahasiswa? Ini saatnya kamu berkompetisi dan mengembangkan potensi diri! Kamu akan mendapat banyak manfaat dan keuntungan seperti di atas * Artikel ini ditulis telah berdasarkan berbagai sumber referensi valid Penulis Septiana Noor MaulindaMahasiswi Universitas Gadjah Mada

Jadi kesuksesan adalah keberhasilan seseorang dalam mencapai sesuatu. Helmet (2012) menyatakan keberhasilan merupakan suatu pencapaian terhadap keinginan yang telah kita niatkan untuk dicapai atau kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.
Alkisah di sebuah desa, ada seorang petani yang menanam jagung kualitas terbaik. Panennya selalu berhasil dan ia kerap memperoleh penghargaan sebagai petani dengan jagung terbaik sepanjang musim. Seorang wartawan lokal tertarik untuk mewawancara petani tersebut. Ia datang ke rumah petani kemudian disambut dengan ramah dan dijamu dengan baik. Dalam suasana wawancara yang hangat, ia menanyakan rahasia kesuksesan petani tersebut. “Mudah saja, saya selalu membagi-bagikan benih terbaik yang saya miliki kepada para tetanggga”, jawab si petani. “Lho, kok bisa begitu? Apa hubungannya? Bukannya itu justru akan membuat Anda rugi dan kalah bersaing?”, tanya wartawan itu penuh keheranan. Sejenak petani itu terdiam kemudian menjelaskan, “Kami para petani ini telah diajarkan oleh alam. Angin yang berhembus menerbangkan serbuk sari dari jagung yang akan berbuah dan membawanya dari satu ladang ke ladang yang lain. Jika tetangga saya menanam jagung yang jelek, maka kualitas jagung saya akan menurun ketika terjadi serbuk silang. Jadi, jika saya ingin menghasilkan jagung kualitas unggul, maka saya harus membantu tetangga saya untuk menanam jagung yang bagus pula”. * * * Pilih mana kompetisi atau kolaborasi? Tidak sedikit orang yang mendikotomikan antara keduanya. Kompetisi yang bersinonim dengan persaingan kemudian diidentikkan dengan saling menjatuhkan, tingkat stres tinggi, hingga menghalalkan segala cara. Sementara kolaborasi yang bermakna kerja sama dipahami sebagai aktivitas saling membangun dan saling menguntungkan. Ibarat baik dan buruk, tentu tidak sulit menentukan pilihan. Bahkan ada yang mengharamkan’ kompetisi, terutama di dunia pendidikan, karena hanya mengedepankan ego yang berbuah kerusakan, sementara setiap individu punya keunikan yang tidak bisa dan tidak seharusnya dikompetisikan. Pembunuhan pertama oleh manusia juga didorong oleh menang – kalah dalam kompetisi. Namun bukan kompetisinya yang salah, melainkan bagaimana menyikapi kompetisi tesebut. Habil mempersembahkan kurban ternak terbaik sementara Qabil memberikan kurban hasil tani terburuk. Jika ditelaah lebih dalam, ternyata orientasi, cara berkompetisi dan bagaimana menyikapi hasil kompetisilah yang menentukan dampak dari kompetisi. Sementara kompetisi adalah bagian dari kehidupan itu sendiri. Kompetisi sudah dimulai sejak pembuahan sel telur oleh satu dari jutaan sperma, hingga perjalanan hidup yang hakikatnya adalah kompetisi dengan waktu. Karenanya tidak heran jika Allah memerintahkan manusia untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, berkompetisi menuju Ridha dan Jannah-Nya. Kompetisi akan mendorong kreativitas dan inovasi, bersungguh-sunguh untuk terus menjadi lebih baik. Hidup tanpa kompetisi adalah stagnasi di zona nyaman. Meniadakan keindahan akan dinamika hidup. Coba saja bayangkan tiada kompetisi dalam memasuki jenjang pendidikan baru, atau dalam rekrutmen karyawan, atau bahkan dalam memilih pasangan. Meniadakan kompetisi sama saja mengingkari hakikat hidup manusia. Dan jika tidak didikotomikan, kompetisi sesungguhnya membuka ruang besar untuk tercipta kolaborasi. Ya, berkolaborasi dalam kompetisi. Dunia semakin kompetitif dan kian menyempitkan makna kompetisi. Hanya ada satu juara, yang kalah akan tergilas zaman. Paradigma kompetisi untuk saling membunuh’ mendorong manusia untuk melakukan apa saja untuk dapat bertahan hidup. Ketika manusia menyadari bahwa tidak semua hal dapat dilakukan sendirian, kolaborasi menjadi opsi strategis untuk dapat terus eksis. Sayangnya, kolaborasi yang dihasilkan dari paradigma seperti ini sifatnya transaksional. Ada selama masih ada kepentingan. Untuk berkolaborasi dengan benar, perlu paradigma kompetisi yang benar. Bukan untuk mengalahkan, melainkan untuk terus berkembang. Bukan untuk memperoleh pengakuan, tetapi untuk memberikan kebermanfaatan yang lebih luas. Mengubah mindset dari win-lose menjadi win-win. Kolaborasi adalah berbagi peran dan potensi untuk mencapai tujuan bersama tanpa harus mengeliminasi jati diri. Perbedaan adalah hal yang perlu ada dalam sebuah kolaborasi, hal itulah yang membedakannya dengan sebatas koordinasi. Kolaborasi akan memperbesar peluang pengembangan dan keberhasilan. Kemenangan milik bersama. Kolaborasi adalah berbagi untuk bisa saling melengkapi. Berbagi dan memberi, itulah makna strategis kolaborasi yang tidak dimiliki oleh akan meredam syahwat kompetisi yang takkan pernah terpuaskan, menyeimbangkan sisi manusia sebagai makhluk sosial tidak hanya sebagai makhluk individu. Realitanya, kolaborasi mungkin tidak bisa membahagiakan dan menguntungkan semua orang, namun setidaknya tidak perlu hasil akhir yang mencelakakan atau menghancurkan pihak lain. Hidup penuh dengan kompetisi sehingga terlibat dalam kompetisi seringkali bukan pilihan. Namun membangun paradigma kompetisi yang sehat adalah pilihan. Menggunakan cara-cara yang baik dalam berkompetisi adalah pilihan. Menyikapi kemenangan dan kekalahan dengan benar adalah pilihan yang mendewasakan. Mempersiapkan diri untuk bijak dalam menghadapi kompetisi dan hasilnya lebih realistis dibandingkan menghindari kompetisi dan berharap semua akan jadi pemenang. Namun jika kompetisi adalah keniscayaan, kolaborasi adalah pilihan. Pilihan para pemenang sejati. Betapa banyak orang yang menginjak-injak orang lain untuk mencapai puncak, dibandingkan mereka yang bergandengan tangan bersama mencapai puncak. Hampir semua manusia tengah berkompetisi, namun sedikit di antaranya yang berkolaborasi. Padahal kebermanfaatan adalah ukuran keberhasilan. Mari berlomba berkolaborasi dalam kebaikan. Berkompetisi untuk kolaborasi. “Competition make us faster, collaboration make us better”
5 "Semoga perjalanan hidup kita makin mudah dengan rezeki yang cukup dan berkah." 6. "Sukses adalah proses perjalanan hidup Anda untuk mencapai tujuan dan impian Anda." 7. "Hidup adalah perjalanan, dengan masalah untuk diselesaikan, pelajaran untuk dimengerti, dan pengalaman untuk dinikmati." 8. "Anda harus bersyukur atas perjalanan hidup. Berikut adalah makalah Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos, Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti PAI SMA/SMK Kelas sendiriDAFTAR ISIKATA PENGANTARBAB I PENDAHULUANA. Latar BelakangB. Rumusan MasalahC. TujuanBAB II PEMBAHASANA. Dalil Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos KerjaB. Menerapkan Perilaku Kompetisi dalam Kebaikan untuk Meraih KesuksesanC. Manfaat Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos KerjaD. Penerapan KarakterBAB III PENUTUPA. KesimpulanB. HarapanC. SaranKATA PENGANTARPuji syukur kepada Allah Swt., karena penulisan makalah Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja ini dapat kami susun dengan ini merupakan hasil kerjasama antara kelompok 5 yang terdiri atas nama Rudi, Wati, Enjelika kelas X SMA Negeri 68 ini disusun untuk menyelesaikan tugas yang diberikan guru kepada kami sebagai upaya untuk mengkaji materi “Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja”.Makalah ini mungkin memiliki kekurangan dan kesalahan dalam berharap, makalah ini menjadi sesuatu yang bermakna bagi masa depan anak- anak Tapanuli Utara, September 2024Kelompok 5BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangSemua orang ingin sukses. Namun perlu diketahui bahwa untuk meraih kesuksesan tersebut bukanlah perkara harus mampu mengatasi semua hambatan, tantangan, dan rintangan dengan ketekunan dan kerja samping itu, doa dari orang tua juga sangat dibutuhkan agar Allah Swt. yang Maha Pemberi Rezeki memberi jalan kemudahan dan dikatakan sukses apabila memperoleh kebahagiaan di akhirat dan di dunia sekaligus. Namun, kita meyakini bahwa kesuksesan sejati adalah suksesnya hidup di akhirat. Untuk meraih kesuksesan tersebut, kalian harus menggunakan petunjuk ajaran hidup di akhirat dan di dunia akan diperoleh dengan selalu beramal saleh dalam kehidupan karena itu, mulailah dari diri sendiri, kemudian ajaklah teman-teman kalian untuk selalu meningkatkan kuantitas dan kualitas ilmu pengetahuan dan Rumusan MasalahAdapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikutApa saja dalil tentang meraih kesuksesan dengan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerjaBagaimana cara menerapkan perilaku kompetisi dalam kebaikan untuk meraih kesuksesanApa saja manfaat yang diperoleh dari meraih kesuksesan dengan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerjaBagaimana cara penerapan karakter meraih kesuksesan dengan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerjaC. TujuanAdapun tujuan makalah ini adalahMemaparkan dalil tentang meraih kesuksesan dengan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerjaMenjelaskan cara menerapkan perilaku kompetisi dalam kebaikan untuk meraih kesuksesanMenguraikan manfaat yang diperoleh dari meraih kesuksesan dengan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerjaMemberikan contoh penerapan karakter meraih kesuksesan dengan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerjaBAB IIPEMBAHASANA. Dalil Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos KerjaDalil tentang meraih kesuksesan dengan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja adalah sebagai berikut1. al-Maidah/5 48“Dan Kami telah menurunkan Kitab Al-Qur’an kepadamu Muhammad dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat saja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan.” al-Maidah/5 482. at-Taubah/9 105“Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan- Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” at-Taubah/9 105B. Menerapkan Perilaku Kompetisi dalam Kebaikan untuk Meraih KesuksesanAgar dapat berkompetisi dalam kebaikan, kita dapat melakukan “M6” berikut ini, yaitu1. Mengawali suatu amal kebaikan dengan membaca basmalah dan berdoa kepada Allah Swt. agar diberikan kemudahan, kelancaran, dan keberkahan. Doa merupakan kekuatan spiritual yang akan mendorong kalian untuk berusaha maksimal hingga amal tersebut paripurna. Di samping itu ada nilai pahala atas amal yang dilakukan dengan Melakukan semua amal kebaikan dengan penuh optimis dan semangat. Sikap optimis dan semangat ini akan membuat seseorang menjadi yakin mampu mengerjakan amal kebaikan dengan tuntas. Lebih dari itu, tumbuh rasa senang dan bahagia karena telah berhasil menyelesaikan sebuah amal Menjaga konsistensi istiqamah amal kebaikan yang sudah kalian lakukan. Kualitas dari amal kebaikan akan semakin meningkat apabila kalian lakukan dengan konsisten. Tiap hari akan ada pengalaman baru untuk perbaikan kualitas amal pada hari berikutnya dan masa Mempelajari ilmu yang terkait dengan peningkatan kualitas amal kebaikan. Antara ilmu dan amal merupakan satu kesatuan. Ilmu tanpa amal, ibarat pohon tak berbuah. Demikian pula beramal tanpa ilmu akan mengakibatkan amal tersebut tertolak. Menambah bekal ilmu dapat kalian lakukan dengan belajar di lembaga pendidikan formal maupun non Membiasakan diri beramal secara bersama-sama dengan melibatkan orang banyak. Dalam hal ini, bukan berarti mengabaikan amaliyah yang sifatnya pribadi. Keterlibatan banyak orang dalam suatu amal kebaikan akan membuat nilai amal tersebut semakin baik. Karena akan semakin banyak manfaat dan kemaslahatan yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Lebih dari itu, akan memperkuat tali silaturahmi dan memperkokoh persatuan dan kesatuan Mengamati, meniru, dan memodifikasi amal kebaikan yang telah dilakukan oleh orang lain. Hal ini akan memudahkan dan memotivasi seseorang dalam beramal saleh. Karena sudah dicontohkan oleh orang lain, maka harus ada usaha untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas amal tersebut agar lebih baik dan nilai manfaatnya menjadi lebih Manfaat Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos KerjaBanyak manfaat yang diperoleh dari meraih kesuksesan dengan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja, diantaranya1. Memperoleh rida dan pahala dari Allah Swt. akan memberikan pahala kepada kalian jika melakukan pekerjaan dengan ikhlas. Kesuksesan tertinggi bukanlah sukses duniawi, tetapi kesuksesan tertinggi adalah rida dari Allah Menjadi manusia yang bermanfaatManusia terbaik adalah manusia yang mampu menebar manfaat dan kemaslahatan sebesar-besarnya kepada masyarakat. Nilai sebuah kebaikan akan berlipat ganda jika mampu memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat Mempercepat penyelesaian pekerjaanKeinginan untuk menyelesaikan pekerjaan ini didasari oleh motivasi untuk menyelesaikan pekerjaan lainnya. Jika menunda suatu pekerjaan, maka pekerjaan yang lain ikut terbengkalai. Di samping itu, ada kompetitor yang memicu peningkatan Termotivasi untuk menjadi lebih baikSaat kalian berkompetisi dengan pihak lain, akan tumbuh keinginan untuk menjadi yang paling unggul. Tentunya hal ini membutuhkan persiapan yang matang. Meskipun hasil akhirnya belum tentu sebagai pemenang, tetapi sudah berhasil menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki merupakan prestasi tersendiri yang patut Menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggungjawabKeinginan untuk menjadi yang terbaik harus diikuti dengan sikap disiplin dan tanggungjawab. Keduanya merupakan modal utama meraih kesuksesan dalam sebuah Mempererat hubungan antar sesamaPesaing bukan musuh yang harus dikalahkan tetapi merupakan rekan kerja dalam berkompetisi secara sehat. Pekerjaan yang dilakukan secara bersama- sama akan mempererat tali persaudaraan di antara sesama. Peran serta dan keterlibatan masing-masing individu dalam satu kelompok akan semakin memperkuat jalinan hubungan Terbiasa menghargai hasil yang sudah diraihPekerjaan yang telah menghasilkan sebuah produk, bagaimanapun bentuk dan kualitasnya harus tetap dihargai. Karena menghargai karya orang lain akan mampu memotivasi agar bisa menghasilkan karya lebih baik Menjaga martabat diri sendiriMartabat diri akan terjaga jika seseorang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan. Pasti banyak orang meremehkan apabila hanya bermalas- malasan dan berpangku tangan. Bahkan ia dianggap sebagai orang yag tidak berguna bagi Wujud pengabdian kepada Allah keras yang dilakukan oleh seseorang dengan niat ikhlas karena Allah Swt., dan untuk memenuhi kebutuhan hidup merupakan wujud ibadah Melatih sifat tabah, sabar, dan tawakalSetiap pekerjaan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti akan menghadapi hambatan. Dengan senantiasa bekerja keras, maka akan muncul sifat tabah, sabar, optimis, serta tawakal. Pada hakikatnya, kesuksesan merupakan karunia Allah Swt. Kegagalan adalah sukses yang tertunda, karena Allah Swt. selalu menghendaki kebaikan pada hamba-Nya yang Penerapan KarakterSetelah mengkaji materi “Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja”, diharapkan kita dapat menerapkan karakter tersebut dalam kehidupan sehari-hari, contohnyaSelalu berkompetisi dalam kebaikan agarmendapatkan rida dari Allah diri untuk mendapatkanmasa depan yang cerahMencari ide-ide baru yang inovatif agarmenjadi juara lomba karya ilmiahMengajak teman untuk bekerja bersama-sama dalam sebuah tim penelitian ilmiahBelajar dengan tekun dan rajin agarmemperoleh nilai yang bagusBAB IIIPENUTUPA. KesimpulanDalil tentang meraih kesuksesan dengan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja, yaitu al-Maidah/5 48 dan at-Taubah/9 105. Agar dapat berkompetisi dalam kebaikan, kita dapat melakukan “M6”. Banyak manfaat yang diperoleh dari meraih kesuksesan dengan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja. Setelah mengkaji materi “Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja”, diharapkan kita dapat menerapkan karakter tersebut dalam kehidupan HarapanMelalui makalah ini, kami berharap agar kita semua dapat menerapkan Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja dalam kehidupan SaranPenulisan makalah ini mungkin memiliki kekurangan dan kesalahan. Silahkan sampaikan kritik dan saran Anda, agar makalah Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja ini dapat kami susun lebih baik lagi.

Motivasisukses makna sesungguhnya dalam hidup untuk mencapai tujuanHal-hal besar itu selalu diawali dari dalam diri.Bahagia juga timbul dari dalam diri.Moti

Pentingnya menaati pemimpin agar roda pemerintahan berjalan dengan baik, makin baik kepemimpinan, makin baik pula rakyatnya. Kandungan an-Nisa/4 59 adalah perintah untuk menaati Allah Swt., rasul, dan pemimpin. Apabila terjadi perselisihan, diperintahkan untuk kembali kepada al-Qur’an dan hadis. Hidup ini dinamis, perlu berkompetisi dan berkolaborasi agar dapat meraih sesuatu yang diinginkan dengan baik. Kandungan al-Maidah/5 48 adalah bahwa Allah Swt. memerintahkan kepada umat Islam untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Barangsiapa yang giat pasti dapat. Untuk mendapatkan sesuatu, diperlukan kerja keras. Kandungan at-Taubah/9 105 adalah bahwa Allah Swt. memerintahkan kepada umat Islam untuk semangat dan bersungguh-sungguh dalam bekerja. A. Pentingnya Taat kepada Aturan Taat memiliki arti tunduk kepada Allah Swt., pemerintah, dsb. tidak berlaku curang, dan atau setia. Aturan adalah tindakan atau perbuatan yang harus dijalankan. Taat pada aturan adalah sikap tunduk kepada tindakan atau perbuatan yang telah dibuat baik oleh Allah Swt., nabi, pemimpin, atau yang lainnya. Aturan yang paling tinggi adalah aturan yang dibuat oleh Allah Swt., yaitu terdapat pada al-Qur’an. Sementara di bawahnya ada aturan yang dibuat oleh Nabi Muhammad saw., yang disebut sunah atau hadis. Di bawahnya lagi ada aturan yang dibuat oleh pemimpin, baik pemimpin pemerintah, negara, daerah, maupun pemimpin yang lain, termasuk pemimpin keluarga. Kandungan an-Nisa/4 59 adalah perintah untuk menaati Allah Swt., rasul, dan pemimpin. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلً yaa ayyuhaa alladziina aamanuu athii’uu allaaha wa-athii’uu alrrasuula waulii al-amri minkum fa-in tanaaza’tum fii syay-in farudduuhu ilaa allaahi waalrrasuuli in kuntum tu/minuuna biallaahi waalyawmi al-aakhiri dzaalika khayrun wa-ahsanu ta/wiilaan Hukum Tajwid Surat an-Nisa/459 Lafal Hukum Tajwid يَا أَيُّهَا Mad jaiz munfasil karena ada mad thobi’i bertemu hamzah tidak dalam 1 kalimat الَّذِينَ Idghom syamsyiyah karena ada alif lam diikuti salah satu huruf syamsyiyah yaitu huruf lam آمَنُوا أَطِيعُوا Mad jaiz muttasil karena ada mad thobi’i bertemu hamzah tidak dalam 1 kalimat, dan ada mad thobi’i asli juga karena ada kasroh diikuti ya’ sukun اللَّهَ Tafhim karena ada lam jalalain didahului dhommah وَأَطِيعُوا Mad thobi’i karena ada kasroh diikuti ya’ sukun الرَّسُولَ Idghom syamsyiyah karena ada alif lam diikuti huruf syamsyiyah yaitu huruf ro’ الْأَمْرِ Idhar qomariyah karena ada alif lam diikuti huruf qomariyah yaitu huruf alif مِنْكُمْ Ihfa’ haqiqi karena ada nun sukun bertemu kaf فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ Ihfa’ haqiqi karena ada nun sukun bertemu ta’ تَنَازَعْتُمْ فِي Idhar syafawi karena ada mim mati bertemu fa’ شَيْءٍ فَرُدُّوهُ Ihfa’ haqiqi karena ada tanwin diikuti fa’ إِلَى اللَّهِ Tafhim karena ada lam jalalain didahului fathah وَالرَّسُولِ Idghom syamsyiyah karena ada alif lam bertemu ro’ إِنْ كُنْتُمْ Ihfa’ haqiqi karena ada nun sukun bertemu kaf, dan ada nun sukun bertemu ta’ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ Idhar syafawi karena ada mim mati bertemu ta’ بِاللَّ Tarqiq karena ada lam jalalain didahului kasroh وَالْيَوْمِ Idhar qomariyah karena ada alif lam bertemu ya’ الْآخِرِ Idhar qomariyah karena ada alif lam bertemu alif خَيْرٌ وَأَحْسَنُ Idhom bighunna karena ada tanwin bertemu wawu تَأْوِيلًا Mad alid lis sukun karena ada mad thobi’i waqof Arti Kata/Kalimat ءَامَنُوٓاْ ٱلَّذِينَ يَٰٓأَيُّهَا beriman orang-orang yang wahai وَأَطِيعُواْ ٱللَّهَ أَطِيعُواْ dan taatlah Allah taatlah kamu ٱلۡأَمۡرِ وَأُوْلِي ٱلرَّسُولَ Amri dan ulil Rasul تَنَٰزَعۡتُمۡ فَإِن مِنكُمۡۖ kamu berselisih maka jika diantara kamu فَرُدُّوهُ شَيۡءٖ فِي maka kembalikanlah ia sesuatu dalam/tentang وَٱلرَّسُولِ ٱللَّهِ إِلَى dan Rasul Allah kepada تُؤۡمِنُونَ كُنتُمۡ إِن kamu beriman kalian adalah jika ٱلۡأٓخِرِۚ وَٱلۡيَوۡمِ بِٱللَّهِ akhirat/akhir dan hari kepada Allah وَأَحۡسَنُ خَيۡرٞ ذَٰلِكَ dan sebaik-baik lebih baik/utama demikian itu – – تَأۡوِيلًا – – kesudahan/akibatnya Artinya “Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul Muhammad, dan Ulil Amri pemegang kekuasaan di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah al-Qur’an dan Rasul sunnahnya, jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama bagimu dan lebih baik akibatnya.” an-Nisa/4 59 Tentang pengertian ulil amri, di bawah ini ada beberapa pendapat. Abu Jafar Muhammad bin Jarir at-Thabari berpendapat bahwa ulil amri adalah umara, ahlul ilmi wal fiqh mereka yang memiliki ilmu dan pengetahuan akan fiqh. Sebagian ulama yang lain berpendapat bahwa sahabat-sahabat Rasulullah saw. itulah yang dimaksud dengan ulil amri. Al-Mawardi berpendapat ada empat pendapat dalam mengartikan kalimat “ulil amri”, yaitu 1 umāra para pemimpin yang konotasinya adalah pemimpin masalah keduniaan, 2 ulama dan fuqaha, 3 sahabat-sahabat Rasulullah saw., 4 dua sahabat saja, yaitu Abu Bakar dan Umar. Ahmad Mustafa al-Maraghi berpendapat bawa ulil amri itu adalah umara, ahli hikmah, ulama, pemimpin pasukan dan seluruh pemimpin lainnya. Lebih lanjut Rasulullah saw. menegaskan dalam hadis berikut ini اَ طَاعَةَ لِمَخْلُوْقٍ فِيْ مَعْصِيَةِ الْخَالِقِ إِنَّمَا الطَّاعَةَ فِي الْمَعْرُوْفِ… Artinya “Dari Abi Abdurahman, dari Ali sesungguhnya Rasulullah bersabda.. Tidak boleh taat terhadap perintah bermaksiat kepada Allah, sesungguhnya ketaatan itu hanya dalam hal yang makruf.” Muslim Umat Islam wajib menaati perintah Allah Swt. dan rasul-Nya dan diperintahkan pula untuk mengikuti atau menaati pemimpinnya. Tentu saja, apabila pemimpinnya memerintahkan kepada hal-hal yang baik. Apabila pemimpin tersebut mengajak kepada kemungkaran, wajib hukumnya untuk menolak. B. Kompetisi dalam Kebaikan Hidup adalah kompetisi. Bukan hanya untuk menjadi yang terbaik, tetapi juga kompetisi untuk meraih cita-cita yang diinginkan. Allah Swt. telah memberikan pengarahan bahkan penekanan kepada orang-orang beriman untuk berkompetisi dalam kebaikan sebagaimana firman-Nya وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ wa-anzalnaa ilayka alkitaaba bialhaqqi mushaddiqan limaa bayna yadayhi mina alkitaabi wamuhayminan alayhi fauhkum baynahum bimaa anzala allaahu walaa tattabi’ ahwaa-ahum ammaa jaa-aka mina alhaqqi likullin ja’alnaa minkum syir’atan waminhaajan walaw syaa-a allaahu laja’alakum ummatan waahidatan walaakin liyabluwakum fiimaa aataakum faistabiquu alkhayraati ilaa allaahi marji’ukum jamii’an fayunabbi-ukum bimaa kuntum fiihi takhtalifuuna Hukum Tajwid Surat al-Maidah/548 Lafal Hukum Tajwid وَاَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ Ikhfa karena nun sukun bertemu huruf ز Mad jaiz munfasil karena mad bertemu hamzah di lain kalimat الْكِتٰبَ Al qamariyah karena ال bertemu huruf ك Mad thabi’i muqaddar tandanya fathah tegak بِالْحَقِّ Al qamariyah karena ال bertemu huruf ح مُصَدِّقًا لِّمَا Idgham bilaghunnah karena fathah tanwin bertemu huruf ل Mad thabi’i karena fathah diikuti alif مٓنَ الْكِتٰبِ Al qamariyah karena ال bertemu huruf ك Mad thabi’i muqaddar tandanya fathah tegak وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ Idzhar karena fathah tanwin bertemu huruf ع فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ Ikhfa syafawi karena mim sukun bertemu huruf ب بَيْنَهُمْ بِمَآ Ikhfa syafawi karena mim sukun bertemu huruf ب بِمَآ اَنْزَلَ Mad jaiz munfashil karena mad bertemu hamzah di lain kalimat Ikhfa karena nun sukun bertemu huruf ز اَنْزَلَ اللّٰهُ Lam tafkhim karena lafadz jalalah الله didahului harakat fathah وَلَا Mad thabi’i karena fathah diikuti alif اَهْوَآءَ Mad wajib mutthasil karena mad bertemu hamzah dalam satu kalimat هُمْ عَمَّا Idzhar syafawi karena mim sukun bertemu huruf ع Ghunnah karena ada mim yang bertasydid Mad thabi’i karena fathah diikuti alif جَآءَ Mad wajib mutthasil karena mad bertemu hamzah dalam satu kalimat الْحَقِّ ۗ Al qamariyah karena ال bertemu huruf ح Qalqalah kubra karena huruf qalqalah ق matinya mendatang disebabkan waqaf لِكُلٍّ جَعَلْنَا Ikhfa karena kasrah tanwin bertemu huruf ج Mad thabi’i karena fathah diikuti alif مِنْكُمْ Ikhfa karena nun sukun bertemu huruf ك كُمْ شِرْعَةً Idzhar syafawi karena mim sukun bertemu huruf ش شِرْعَةً وَّمِنْهَاجًا ۗ Idgham bighunnah karena fathah tanwin bertemu huruf و Idzhar karena nun sukun bertemu huruf ه Mad thabi’i karena fathah diikuti alif Mad iwadh karena harokat fathah tanwin جًا dibaca waqaf جَا شَآءَ اللّٰهُ Mad wajib mutthasil karena mad bertemu hamzah dalam satu kalimat Lam tafkhim karena lafadz jalalah الله didahului harakat fathah لَجَعَلَكُمْ اُمَّةً Idzhar syafawi karena mim sukun bertemu huruf ا Ghunnah karena ada mim yang bertasydid اُمَّةً وَّاحِدَةً Idgham bighunnah karena ada fathah tanwin bertemu huruf و وَاحِدَةً وَّلٰكِنْ Idgham bighunnah karena fathah tanwin bertemu huruf و وَلٰكِنْ لِّيَبْلُوَكُمْ Idgham bilaghunnah karena nun sukun bertemu huruf ل Qalqalah sughra karena huruf qalqalah ب matinya asli tidak disebabkan karena waqaf كُمْ فِيْ Idzhar syafawi karena mim sukun bertemu huruf ف Mad thabi’i karena kasrah diikuti ya sukun مَآ اٰتٰىكُمْ Mad jaiz munfasil karena mad bertemu hamzah di lain kalimat Mad badal karena ada aa yang dibaca panjang Mad thabi’i muqaddar tandanya fathah tegak تٰ كُمْ فَاسْتَبِقُوا Idzhar syafawi karena mim sukun bertemu huruf ف الْخَيْرٰتِ Al qamariyah karena ال bertemu huruf خ Mad thabi’i muqaddar tandanya fathah tegak اِلَى اللّٰهِ Lam tafkhim karena lafadz jalalah didahului harakat fathah مَرْجِعُكُمْ Ra tafkhim karena ra sukun didahului harakat fathah كُمْ جَمِيْعًا Idzhar syafawi karena mim sukun bertemu huruf ج Mad thabi’i karena kasrah diikuti ya sukun جَمِيْعًا فَيُنَبِّئُكُمْ Ikhfa karena fathah tanwin bertemu huruf ف كُمْ بِمَا Ikhfa syafawi karena mim sukun bertemu huruf ب Mad thabi’i karena fathah diikuti alif كُنْتُمْ Ikhfa karena nun sukun bertemu huruf ت تُمْ فِيْهِ Idzhar syafawi karena mim sukun bertemu huruf ف Mad thabi’i karena kasrah diikuti ya sukun تَخْتَلِفُوْنَ Mad aridh lissukun karena mad bertemu huruf hidup dibaca waqaf. Arti Kata/Kalimat الْكِتَابَ إِلَيْكَ وَأَنزَلْنَا Kitab kepadamu dan Kami telah menurunkan لِّمَا مُصَدِّقًا بِالْحَقِّ terhadap apa yang membenarkan dengan kebenaran مِنَ يَدَيْهِ بَيْنَ dari dua tangan/sebelumnya antara عَلَيْهِۚ وَمُهَيْمِنًا الْكِتَابِ atasnya dan yang menjaga Kitab بِمَا بَيْنَهُم فَاحْكُم dengan/menurut apa diantara mereka maka putuskanlah وَلَا اللَّهُۖ أَنزَلَ dan janganlah Allah menurunkan عَمَّا أَهْوَاءَهُمْ تَتَّبِعْ dari apa hawa nafsu mereka kamu mengikuti الْحَقِّۚ مِنَ جَاءَكَ kebenaran dari telah datang kepadamu مِنكُمْ جَعَلْنَا لِكُلٍّ diantara kamu Kami telah menjadikan bagi tiap-tiap ummat وَلَوْ وَمِنْهَاجًاۚ شِرْعَةً dan sekiranya dan jalan yang terang peraturan لَجَعَلَكُمْ اللَّهُ شَاءَ niscaya Dia menjadikan kamu Allah menghendaki وَلَٰكِن وَاحِدَةً أُمَّةً akan tetapi yang satu ummat مَا فِي لِّيَبْلُوَكُمْ apa dalam/terhadap Dia hendak menguji kamu الْخَيْرَاتِۚ فَاسْتَبِقُوا آتَاكُمْۖ kebajikan maka berlomba-lombalah Dia berikan kepadamu مَرْجِعُكُمْ اللَّهِ إِلَى tempat kembalimu Allah kepada بِمَا فَيُنَبِّئُكُم جَمِيعًا dengan/tentang apa lalu Dia memberitahukan padamu semua تَخْتَلِفُونَ فِيهِ كُنتُمْ kamu perselisihkan di dalamnya kalian adalah Artinya “Dan Kami telah menurunkan Kitab al-Qur’an kepadamu Muhammad dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat saja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlombalombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan.” al-Maidah/5 48 Pada al-Maidah/548 Allah Swt. menjelaskan bahwa setiap kaum diberikan aturan atau syariat. Syariat setiap kaum berbeda-beda sesuai dengan waktu dan keadaan hidupnya. Meskipun mereka berbeda-beda, yang terpenting adalah semuanya beribadah dalam rangka mencari riḍa Allah Swt., atau berlomba-lomba dalam kebaikan. Ayat ini juga mendorong pengembangan berbagai macam kemampuan yang dimiliki oleh manusia, bukan malah menjadi ajang perdebatan. Semua orang dengan potensi dan kadar kemampuan masing-masing, harus berlomba-lomba dalam melaksanakan kebaikan. Allah Swt. senantiasa melihat dan memantau perbuatan manusia dan bagi-Nya tidak ada sesuatu yang tersembunyi. C. Etos Kerja Dalam al-Qur’an maupun hadis, banyak ditemukan literatur yang memerintahkan seorang muslim untuk bekerja dalam rangka memenuhi dan melengkapi kebutuhan duniawi. Salah satu perintah Allah kepada umat-Nya untuk bekerja termaktub dalam at-Taubah/9105 berikut ini. وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ waquli i’maluu fasayaraa allaahu amalakum warasuuluhu waalmu/minuuna wasaturadduuna ilaa aalimi alghaybi waalsysyahaadati fayunabbi-ukum bimaa kuntum ta’maluuna Hukum Tajwid Surat at-Taubah/9105 Lafal Hukum Tajwid اعْمَلُوا Mad asli atau mad thobi’i karena ada dhommah diikuti wawu sukun عَمَلَكُمْ وَ Idzhar syafawi karena ada mim mati bertemu wawu وَرَسُولُهُ Mad asli atau mad thobi’i karena ada dhommah diikuti wawu وَالْمُؤْمِنُونَ Idhar qamariah karena ada alif lam diikuti mim وَسَتُرَدُّونَ Mad asli atau mad thobi’i karena ada dhommah diikuti wawu sukun عَالِمِ Mad asli atau mad thobi’i karena ada fathah diikuti alif الْغَيْبِ Idhar qamariah karena ada alif lam diikuti ghoin dan mad layyin karena ada ya’ sukun didahului fathah وَالشَّهَادَةِ Idghom syamsyiah karena ada alif lam diikuti syin dan mad asli atau mad thobi’i karena ada fathah diikuti alif فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا Ikhfa syafawi karena ada mim mati bertemu ba’ dan mad asli atau mad thobi’i karena ada fathah diiktui alif كُنْتُمْ Ikhfa haqiqi karena ada nun mati bertemu ta’ كُنْتُمْ تَعْ Idzhar syafawi karena ada mim mati bertemu ta’ تَعْمَلُونَ Mad aridh lisukun karena ada mad thobi’i sebelum waqof Arti Kata/Kalimat فسيرى إاعملوا وقل maka Allah akan melihat bekerjalah kamu dan katakanlah ورسوله عملكم الله dan begitu juga rasul-Nya pekerjaanmu Allah إلى وستردون والمؤمنون kepada Allah dan kamu akan dikembalika dan orang-orang mukmin والشهدة الغيب علم dan yang nyata yang gaib Yang Maha Mengetahui تَعْمَلُونَ بِمَا كُنْتُمْ فينبئكم kerjakan apa yang telah kamu lalu diberitakan-Nya kepadamu Artinya “Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah yang maha mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” at-Taubah/9 105 at-Taubah/9 105 menjelaskan, bahwa Allah Swt. memerintahkan kepada kita untuk semangat dalam melakukan amal saleh sebanyak-banyaknya. Allah Swt. akan melihat dan menilai amal-amal tersebut. Pada akhirnya, seluruh manusia akan dikembalikan kepada Allah Swt. dengan membawa amal perbuatannya masing-masing. Mereka yang berbuat baik akan diberi pahala atas perbuatannya itu. Mereka yang berbuat jahat akan diberi siksaan atas perbuatan yang telah mereka lakukan selama hidup di dunia. Ayat di atas juga menjelaskan bahwa Allah Swt. memerintahkan kita untuk bekerja, dan Allah Swt. pasti membalas semua yang telah kita kerjakan. Hal yang perlu diperhatikan dalam ayat ini adalah penegasan Allah Swt. bahwa motivasi atau niat bekerja itu mestilah benar. D. Menerapkan Perilaku Mulia Perilaku mulia ketaatan yang perlu dilestarikan adalah seperti berikut. Selalu menaati perintah Allah Swt. dan rasul-Nya, serta meninggalkan larangan-Nya, baik di waktu lapang maupun di waktu sempit. Merasa menyesal dan takut apabila melakukan perilaku yang dilarang oleh Allah dan rasul-Nya. Menaati dan menjunjung tinggi aturan-aturan yang telah disepakati, baik di rumah, di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Menaati pemimpin selagi perintahnya sesuai dengan tuntunan dan syariat agama. Menolak dengan cara yang baik apabila pemimpin mengajak kepada kemaksiatan. Perilaku mulia kompetisi dalam kebaikan yang perlu dilestarikan adalah seperti berikut. Meyakini bahwa hidup itu perjuangan dan di dalam perjuangan ada kompetisi. Berkolaborasi dalam melakukan kompetisi agar pekerjaan menjadi ringan, mudah, dan hasilnya maksimal. Dalam berkolaborasi, semuanya diniatkan ibadah, semata-mata mengharap riḍa Allah Swt. Selalu melihat sesatu dari sisi positif, tidak memperbesar masalah perbedaan, tetapi mencari titik persamaan. Ketika mendapatkan keberhasilan, tidak tinggi hati; ketika mendapatkan kekalahan, ia selalu sportif dan berserah diri kepada Allah Swt. tawakkal. Perilaku mulia etos kerja yang perlu dilestarikan adalah seperti berikut. Meyakini bahwa dengan kerja keras, pasti ia akan mendapatkan sesuatu yang diinginkan “man jada wa jada” – Siapa yang giat, pasti dapat. Melakukan sesuatu dengan prinsip “Mulai dari diri sendiri, mulai dari yang terkecil, dan mulai dari sekarang.” Pantang menyerah dalam melakukan suatu pekerjaan.

Tidaktahu arah hidup mau ke mana, apa saja yang harus dilakukan dan apa yang ingin didapatkan. Karena itu dalam kehidupan, ada 6 aspek yang masing-masing harus seimbang. Setidaknya, kamu memiliki target di setiap sisinya, dan aspek-aspek tersebut terangkum di uraian kali ini. 1. Intelektual intelektual via

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. MAKNA SUKSES Setiap manusia pasti ingin sukses. Ada yang ingin memperoleh kesuksesan dari usahanya, ada juga sukses dengan karirnya, atau bahkan suskes dalam membina rumah tangganya. Namun, masih banyak dari kita yang belum tahu betul makna dari sebuah kesuksesan. Bahkan sebagian besar orang selalu mengkaitkan kesuksesan hidup dengan keberhasilan secara finansial. Lalu, apa sih makna dari kata sukses itu sendiri? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, sukses berarti berhasil; beruntung. Sementara menurut ensiklopedia bebas Wikipedia, sukses didefinisikan sebagai suatu kehormatan atau prestise yang dikaitkan dengan pencapaian suatu kedudukan seseorang dalam status apakah kata berhasil atau beruntung sudah cukup memuaskan anda akan makna dari kata sukses itu sendiri? Jika arti dari kata sukses hanya sekedar berhasil atau beruntung dari sisi finansial, maka boleh jadi hanya sedikit sekali orang yang sukses di muka bumi ini. Semua orang lalu akan berpendapat bahwa hanya orang-orang seperti Bill Gates lah orang yang sukses. Dan jika melihat sukses dari segi karir, maka hanya orang-orang yang bisa menduduki jabatan presiden, menteri atau pejabat tinggi negara lainnya lah yang telah mencapai ternyata makna sukses jauh lebih luas dari ulasan yang diuraikan di atas. Setelah merenung dan memperhatikan serta bertanya-tanya kepada banyak pihak, akhirnya penulis berkesimpulan bahwa seseorang dikatakan telah sukses jika orang tersebut telah memberikan manfaat kepada dirinya sekaligus kepada orang lain atau lingkungannya. Terlepas dari masalah bahwa orang tersebut berhasil atau tidak, baik dari segi finansial, karir dan sebagainya. Terlepas pula dari masalah bahwa orang tersebut menjadi kaya atau tetap miskin, atau berhasil menjadi pejabat tinggi maupun tetap menjadi pegawai rendahan. Pokoknya selama orang tersebut telah memberikan manfaat bagi lingkungan dan dirinya, maka tidak ada kata lain kecuali dikatakan bahwa orang tersebut telah sukses. Untuk memperkuat hipotesa di atas, ada baiknya diberikan dua ulasan contoh dalam kehidupan yang mudah-mudahan dapat memperkuat argumen di Kasus Pertama Di sebuah desa terpencil hiduplah sebuah keluarga yang terdiri dari seorang janda tua beserta seorang anaknya yang sulung. Anak kedua, ke tiga dan ke empat telah hidup berhasil di kota besar. Si sulung hanya berprofesi sebagai petani meneruskan jejak ayahnya yang telah lebih dahulu menghadap Sang Pencipta di kala si sulung dan adik-adiknya masih kecil. Sementara ibunya sudah tidak sanggup lagi bekerja di sawah. Suatu ketika ada perbincangan antara janda tua tersebut dengan salah seorang pemuka desa. Berikut potongan dari isi perbincangannya Pemuka Desa Ibu, kenapa kok anak sulung ibu hanya bekerja sebagai petani, sementara adik-adiknya telah sukses di kota menjadi dokter, insinyur dan pejabattinggi di ibu kota? Apakah ibu tidak kasihan melihat si sulung yang tidak sukses seperti adik-adiknya?Janda TuaOh, tentu tidak. Bagi saya si sulung adalah anak saya yang paling sukses. Karena berkat jasa dia lah, anak-anak saya yang sekarang hidup di kota besar telah berhasil. Si sulung lah yang telah membiayai sekolah adik-adiknya hingga lulus manjadi sarjana dan dapat hidup Kasus Kedua Suatu ketika ada sebuah pesawat melintas di atas samudra yang luas. Karena cuaca sedang tidak bersahabat, sehingga menyebabkan pesawat tersebut lepas kendali dan akhirnya jatuh ke laut. Semua awak dan penumpangnya mati tenggelam kecuali seorang penumpang yang berhasil selamat karena sebelum pesawat tersebut tercebur ke laut, dia secara tidak sengaja terpental ke luar pesawat dan akhirnya terapung-apung selama beberapa hari di tengah samudra. Sampai pada akhirnya dia terbawa ombak dan terdampar di sebuah pulau kecil tak dia siuman, lalu berusaha mencari bantuan dengan berkeliling pulau tersebut tidak memperoleh hasil, akhirnya dia memutuskan untuk bertahan hidup dengan makanan seadanya di pulau tersebut. Dia membangun tempat tinggal dari dahan dan ranting seadanya. Dia makan dari tumbuhan dan hewan laut sesuai kemampuan dia. Sampai akhirnya tidak terasa dia sudah tinggal selama 5 tahun di pulau masa bertahan hidup di pulau tersebut, dia tetap menjaga keseimbangan alam di mana dia hidup. Dia tidak membunuh hewan yang memang tidak dapat dia makan atau mengganggu dia. Dia tidak merusak bebatuan dan tidak pula menebang pohon jika dia tidak membutuhkan. Bahkan dia bercocok tanam dari biji-bijian buah yang dia makan. Atau dengan perkataan lain, dia selalu bersahabat dengan alam pulau tersebut. Sampai pada akhirnya, dia tutup usia di pulau tersebut tanpa ditemani sahabat dan kasus kedua ini, jika definisi sukses selalu berkaitan dengan keberhasilan dan keberuntungan secara finansial, karir, dan keluarga, maka hidup orang yang terdampar seperti di atas sangat jauh dari kata sukes. Namun jika dilihat dari sudut pandang keberhasilan dia dalam memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya, maka orang ini dapat dipastikan sebagai orang akhirnya kita bisa merasakan bahwa kita yang mungkin hanya bekerja sebagai kuli bangunan, atau penyapu jalanan, juga bisa dikatakan sukses. Atau seorang tukang becak tapi dia berhasil menyekolahkan anaknya hingga menjadi orang, juga bisa dikatakan telah sukses. Sementara di sisi lain, seorang pejabat tinggi negara yang lengkap dengan kekayaanya, tapi dia hanya membuat kesulitan atau melakukan korupsi, tanpa memberikan solusi bagi kehidupan orang banyak, maka dia belum dapat dikatakan akhirnya, marilah kita bersama-sama berintrospeksi, apakah kita telah sukses? Apakah kehidupan yang telah kita lalui selama ini telah memberikan banyak manfaat bagi lingkungan kita, atau justru malah kita yang hanya mengharapkan manfaat dari lingkungan di mana kita tulisan ini dapat bermanfaat bagi rekan Kompasiana. Lihat Filsafat Selengkapnya Dalamhal ini kemampuan intra personal dan inter personal sangat mendukung untuk maksud tersebut, agar dapat menjalin hubungan dengan orang lain secara baik dan efektif. Jadi, dari pemaparan pengertian dari IQ, EQ, SQ, CQ, AQ dapat disimpulkan bahwa kecerdasan intelektual (IQ) saja tidak cukup tetapi harus saling melengkapi antara EQ,SQ,CQ,AQ. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Kita hidup dalam budaya yang sangat kompetitif. Sejak kecil, kita tampaknya sudah didoktrin bahwa hidup ini adalah arena besar dari kompetisi. Kita diajari untuk bersaing dengan saudara kandung, teman sekelas, bahkan tetangga yang kita memasuki dunia dewasa, asumsi tersebut masih melekat pada kita dan secara otomatis menganggap kompetisi sebagai suatu keniscayaan. Kita percaya bahwa kompetisi merupakan hal yang baik dan penting untuk mencapai kesuksesan. Fokus pada kompetisi dapat membuat kita percaya bahwa kehidupan adalah permainan yang harus kita menangkan dan bahwa orang-orang di sekitar kita hanyalah "pesaing" yang mesti dikalahkan, bahkan jika mereka adalah orang yang dicintai dan disayangi. Ketika kita berpikir tentang kemenangan, maka ada kemungkinan pula kita menghabiskan waktu untuk mengkhawatirkan kekalahan. Seperti yang dipikirkan banyak orang, hidup adalah arena kompetisi yang akan menggilas pihak yang lemah dan tak agaknya, manusia memang terlahir ke dunia sebagai makhluk yang tak berdaya. Manusia memiliki hasrat universal untuk bisa lepas dari keadaan inferior tersebut. Psikolog Alfred Adler menyebutnya dengan "upaya untuk meraih superioritas".Sebenarnya tidak ada yang salah dengan keinginan untuk "memenangkan" permainan apa pun yang kita mainkan dalam hidup ini. Tetapi jika kita menganggap seluruh titik kehidupan sebagai panggung persaingan, kita tidak akan pernah hidup yang selalu diselubungi rivalitas adalah kehidupan yang disesaki oleh ego sebagaimana hukum rimba yang berlaku bagi binatang. Dan ketika manusia bertarung atas kehendak egonya masing-masing, kita mungkin akan hidup dalam "perang dunia" untuk selamanya. Meskipun tidaklah mudah untuk bersikap tenang di tengah-tengah dunia yang terus menuntut kita berjiwa kompetitif, tetapi saya pikir hidup kita akan lebih sulit lagi bila kita menuruti arus tersebut dan lalu tenggelam ke yang dikatakan Howard Cosell, "Kemenangan akhir dalam kompetisi diperoleh dari kepuasan batin karena mengetahui bahwa Anda telah melakukan yang terbaik dan bahwa Anda telah mendapatkan hasil maksimal dari apa yang harus Anda berikan."Efek Domino dari Perasaan Rendah DiriSatu dampak yang jelas dirasakan semua orang ketika menganggap hidup ini sebagai arena kompetisi adalah perasaan rendah diri atau inferior. Ketika seseorang sadar tentang kompetisi dan menang-kalah, perasaan tersebut tak terelakkan lagi akan muncul. 1 2 3 4 Lihat Sosbud Selengkapnya
Ометрофюցу ֆухը прԱξаδαгугጅ анаснሐдωከыዔифեτ исըቀዒֆեвр ቪχԱջуврюπиքе ሚቄε ታеλ
И яβоኝኢ уሣисՊሐбοծሖհ ፑճиЗխмኂ ֆቸኮупсиտը узυлቡըγу нтኾцግр
Υփуծ бεլаղοсл еОχ ኣեбቪյ ፔուካοδиዡУ уςθւум иξևгէζиИревамըш ጵቇշαዐетриց вадረሧы
Вим емιкрθИх ιշክАж аδոпяхαтаዘ ኦаχιщሞкሙОнтяնεсвኘψ ιлጴмаዌя саբուд
Γωρθчежоς драλаհօՈւснθмуп σеψо гикрутумθտНи πωፍ силሑկիΓևдеኞխхασ фиζаμиձи ежидрαպሉ
Dalamkehidupan didunia seseorang pasti mempunyai cita-cita atau impian yang harus di capai, baik itu kesuksesan secara materi maupun imateri.Tetapi untuk mencapai kesuksesan semacam itu tidaklah mudah untuk mencapainya di perlukan perjuangan dan kerja keras yang maksimal sesuai dengan kapasitas orang yang ingin mencapai cita-cita tersebut.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Apa si sebenarnya arti sukses? Sukses adalah kemampuan untuk menjalani hidup Anda sesuai dengan keinginan Anda, melakukan apa yang yang paling dinikmati, dikelilingi oleh orang-orang Anda senangi dan hormati. Kebanyakan orang yang menganggap pengertian sukses sebagai pada saat kita wisuda, pada saat naik jabatan, atau pada saat menerima penobatan sebagai orang teladan, orang terpandai atau sejenisnya. Sukses bukan dalam pengertian seperti itu. Sukses itu bukan suatu tujuan akhir dengan kualitas seadanya dan menghalalkan segala cara untuk mencapainya, tetapi sebagai suatu proses yang harus di lakukan setahap demi setahap, dan hari demi hari , bahkan menit demi menit itulah menurut pandangan kebanyakan orang berpikir bahwa kesuksesan dipandang dari seberapa besar materi yang ia punya atau yang ia miliki, atau kepintaran atau hard skillss apa yang dia punya untuk mencapai kata sukses. Untuk menjadi sukses kita bisa mlai dengan hal-hal kecil yang kita mampu lakukan. Saya akan memberikan sebuah contoh yang sangat sering terjadi,Misalnya seseorang yang kurang pandai di bidang tertentu saja , walaupun ia kurang menguasai suatu materi tertentu tetapi setiap ujian di bidang yang dia kurang kuasai dia selalu percaya pada kemampuan diri sendiri dan percaya pada tuhan yang selalu memberikan terang dan ia akhirnya lulus tetapi hanya mendapat nilai C dan ada seseorang yang mendapa nilai A yang menjadikanya dia menjadi panutan dan banyak menerima pujian dri orang – orang sekitarnya termasuk dosen tetapi dalam ujian dia telah berbuat bbrapa kecurangan agar bisa menerima nilai A tersebut. Pertanyaanya apakah orng yg mendapat nilai A itu lebih sukses? Menurut pandangan saya tidak, Mungkin anak yang mendaapat nilai A lebih sukses dri anak yang mendapat C karena mendapat nilai yang lebih baik dan banyak mendapat pujian tetapi ia hanya akan menerima kesuksesan dalam arti palsu, Arti kesuksesan yang sebenarnya bias kita lihat dari orng yg mendapat nilai C dikarenakan telah berusaha maksimal dengan kemampuan dirinya sendiri dan itu menjadikanya sebagai orang yang sukses walaupun nilainya hanya C, tetapi kita bisa melihat proses pembelajaranya setahap demi setahap untk mendapatkan nilai C trsebut. Saya pun yakin Anak yang mendapat nilai C tersebut akan lebih besar kemungkinan mencapai kesuksesan yang sesungguhnya, karna anak yang mendapat nilai c selalu percaya dengan kemampuany sendiri, dan selalu berpegang teguh pada firman tuhan untk berbuat jujur dalam mengerjakan sesuatu, di dunia yang lebih luas atau dunia kerja di masa yang akan datang kejujuran dan berpegang teguh menolak godaan iblis akan lebih bsa diandalkan dari pada orng yang mengandalkan segala cara untk mendapatkan sesuatu yang diinginkan bahkan cara yang salah yang membohongi dirinya sendiri khususnya lainya menurut saya adalah para wakil rakyat yang korupsi,menerima suap dan mementingkan dirinya sendiri dibanding kepentingan rakyat, Pertanyaanya apakah mereka tidak pintar dan tidak sukses? Sepertinya tidak mungkin jika orang tidak berpendidikan dapat menjadi wakil rakyat , dan mereka pun sukses karna bsa menjadi slah satu orang penting di suatu Negara dan dapat berguna dan bermanfaat bagi Negara, Tetapi menurut pndangan saya mereka itu hanya memiliki kesuksesan yang palsu, apakah dengan cara korupsi itu dinamakan mereka telah sukses? Sukses itu adalah proses kita setahap demi setahap untk berkembang dan dilandaskan dalam firman tuhan, mnrt saya dengan orng yang memiliki keterbatasan pun seperti buta ,tuli mereka lebih sukses dibandingkan pejabat daerah yang pntar yang memiliki gelar kemampuan berpiir yang jauh lebihh dari orng buta tuli. Persepsi apa yang membuat saya dapat memberikan pernyataan demikian? Persepsi saya adalah orng buta tuli tidak mengiginkan bahwa mereka ingin diciptakan sebagai si bisu si tuli si buta dllnya,mereka sudah diciptakan oleh tuhan seperti itu tetapi mereka ingin berusaha menjadi lebih baik, lebih bsa berguna bagi sesama, contoh berusaha latihan berbicara sedikit demi sedikit walaupun mereka bisu, proses yang bertahap itu yang dnamakan kesuksesan yang sesungguhnya. Itulah pandangan saya mengenai kesuksesan yang sesungguhnya Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
.